Kasus Russell Brand Memanas: Aktor Hollywood Didakwa Pasal Pemerkosaan dan Serangan Seksual Tambahan Terhadap Enam Wanita!

Genvoice.id | 24 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia hiburan internasional kembali diguncang oleh kabar hukum yang sangat serius menimpa aktor sekaligus komedian ternama, Russell Brand. Kabar terbaru menyebutkan bahwa jaksa penuntut di Inggris telah menambah daftar dakwaan pidana terhadap sang aktor terkait berbagai aksi serangan seksual yang diduga dilakukan di masa lalu. Kasus ini sebenarnya sudah mulai mencuat ke permukaan sejak beberapa waktu lalu, namun penambahan dakwaan baru ini membuat posisi hukum Russell Brand semakin terjepit.

Banyak orang yang terkejut karena tuduhan yang dialamatkan kepadanya bukan hanya sekadar pelecehan ringan, melainkan mengarah pada tindakan kriminal yang sangat berat. Investigasi besar-besaran yang dilakukan oleh pihak berwajib di Inggris ini pun menarik perhatian publik global, mengingat reputasi Brand sebagai sosok publik yang sering menyuarakan opini-opini kontroversial di media sosial. Kini, ia harus bersiap menghadapi meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang dituduhkan oleh para korban yang jumlahnya terus bertambah seiring berjalannya proses penyidikan.

Gen, berdasarkan informasi yang dilansir dari The Hollywood Reporter, Russell Brand awalnya sudah menghadapi dakwaan pada bulan Maret lalu. Saat itu, ia dituduh melakukan satu kali pemerkosaan, penyerangan tidak senonoh, pemerkosaan oral, serta dua kasus serangan seksual lainnya yang terjadi dalam rentang waktu tahun 1999 hingga 2005. Namun, laporan terbaru dari Crown Prosecution Service pada hari Selasa waktu setempat menyatakan adanya tambahan bukti dan dakwaan yang melibatkan lebih banyak korban.

Secara keseluruhan, saat ini Russell Brand harus menghadapi tuntutan pidana atas kejahatan seksual yang diduga dilakukan terhadap enam orang wanita. Beberapa detail kejadian yang diungkap oleh pihak berwajib antara lain terjadi di wilayah Bournemouth pada tahun 1999, serta beberapa rentetan kejadian di Westminster, London, mulai dari tahun 2001 hingga 2005. Bahkan, salah satu pengakuan mengejutkan datang dari seorang wanita yang mengklaim bahwa Brand menjalin hubungan dengannya saat sang aktor berusia 31 tahun, sementara wanita tersebut masih sangat muda, yakni 16 tahun.

Menanggapi tuduhan-tuduhan berat ini, Russell Brand sempat mengunggah pernyataan di media sosialnya untuk membantah semua klaim tersebut. Ia bersikeras bahwa semua hubungan yang pernah ia lakukan didasari atas kemauan kedua belah pihak.

"I never engaged in non-consensual activity," katanya dengan tegas dalam unggahan tersebut.

Pihak kepolisian sendiri mulai serius mendalami kasus ini pada tahun 2023. Hal ini dipicu oleh laporan investigasi mendalam dari program Dispatches di Channel 4 serta pemberitaan di The Sunday Times yang membuka kotak pandora mengenai perilaku masa lalu sang komedian. Lionel Idan, Kepala Jaksa Penuntut Umum dari Kerajaan Inggris, menegaskan bahwa penambahan dakwaan ini dilakukan setelah tim jaksa menemukan bukti-bukti yang dianggap cukup kuat untuk dibawa ke persidangan demi kepentingan publik.

"Para jaksa kami telah berupaya untuk menetapkan bahwa ada cukup bukti untuk mengajukan dakwaan tambahan ini ke pengadilan dan bahwa demi kepentingan publik untuk melanjutkan proses pidana lebih lanjut," kata Lionel Idan dalam pernyataan resminya.

Russell Brand kini dijadwalkan untuk hadir langsung di Pengadilan Magistrates Westminster pada 20 Januari mendatang. Sidang ini akan menjadi penentu bagaimana nasib karier dan kehidupan sang aktor ke depannya terkait tuntutan pemerkosaan dan pelecehan seksual yang menjeratnya.