Toyota Luncurkan Veloz Hybrid, Jadi Mobil Hybrid Termurah di Indonesia Saat Ini

Genvoice.id | 24 Nov 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Toyota resmi memperkenalkan Veloz Hybrid di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat (21/11/2025). Model ini langsung menarik perhatian karena dibanderol mulai Rp 299 juta, menjadikannya mobil hybrid paling terjangkau dari Toyota di Indonesia saat ini.

Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan bahwa Veloz Hybrid diproduksi secara lokal di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berlokasi di Karawang.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Ueda, menyatakan bahwa model ini merupakan bukti komitmen Toyota untuk menghadirkan teknologi hijau yang lebih ramah kantong bagi masyarakat Indonesia.

Konsumen sudah bisa melakukan pemesanan unit sekarang dengan tanda jadi sebesar Rp 5 juta, dan Toyota menargetkan pengiriman pertama akan dilakukan pada kuartal pertama 2026.

Varian dasar Veloz Hybrid tipe V HV dibanderol Rp 299 juta pada periode pemesanan hingga Desember 2025. Menurut Henry Tanoto, Vice President Director TAM, ada total empat varian Veloz Hybrid: V HV, Q HV, Q HV Modelista, dan Q HV TSS Modelista.

Sementara itu, kisaran harga varian tertinggi diperkirakan mencapai sekitar Rp 390 juta.

Veloz Hybrid menggunakan sistem hybrid yang sama dengan Toyota Yaris Cross Hybrid, mesin bensin 1.5 liter (kode 2NR-VEX) dipadukan dengan motor listrik. Menurut Toyota, kombinasi ini memberikan efisiensi bahan bakar yang tinggi, cocok untuk penggunaan keluarga dengan tujuh penumpang.

Peluncuran Veloz Hybrid disinyalir sebagai langkah Toyota untuk menjangkau segmen massal yang menginginkan mobil ramah lingkungan, tetapi dengan harga tetap terjangkau.

Dengan harga mulai dari Rp 299 juta, Veloz Hybrid menjadi jawaban untuk konsumen yang selama ini kesulitan menjangkau mobil hybrid karena harga yang relatif tinggi.

Tak hanya dijual di pasar domestik, Veloz Hybrid juga direncanakan untuk diekspor ke luar negeri. Toyota menyatakan sedang mengembangkan versi setir kiri untuk pasar ekspor, sebagai bagian dari strategi elektrifikasi global.