Tampil di KTT PBB, Prabowo Desak Dunia Akui Palestina, Ungkap Syarat Tegas Agar Indonesia Akui Israel!

Genvoice.id | 24 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Prabowo Subianto membuat pernyataan penting di panggung dunia! Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB di New York, Selasa (22/9/2025), Prabowo menyuarakan sikap tegas Indonesia terhadap isu Palestina.

Ia mengajak seluruh negara untuk segera mengakui kemerdekaan Palestina demi terciptanya perdamaian abadi. Poin paling krusial dari pidatonya adalah, Indonesia hanya akan mengakui Israel jika negara itu lebih dulu mengakui Palestina.

Ini adalah sinyal kuat dari Indonesia untuk mendorong solusi damai yang adil dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak.

Syarat Indonesia Akui Israel: Akui Palestina Dulu!

Dalam pidatonya yang disorot banyak media, Prabowo menyampaikan satu pesan kunci yang sangat jelas, pengakuan terhadap Palestina adalah syarat utama bagi perdamaian di Timur Tengah. Ia menegaskan, Indonesia baru akan mengakui negara Israel jika dan hanya jika Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina.

"Kita harus menjamin negara Palestina," kata Prabowo. "Tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui negara Israel dan mendukung semua jaminan keamanan Israel."

Pernyataan ini menunjukkan posisi Indonesia yang seimbang namun tegas. Prabowo juga menyinggung Deklarasi New York sebagai jalan menuju perdamaian sejati. Menurutnya, pengakuan terhadap Palestina harus berarti perdamaian yang nyata, bukan hanya di atas kertas.

Apresiasi untuk Negara yang Berani Berpihak

Presiden Prabowo tidak lupa memberikan apresiasi kepada negara-negara yang telah mengambil langkah berani dengan mengakui Palestina.

Ia menyebut beberapa negara terkemuka, seperti Prancis, Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal, yang menurutnya sudah berada di "sisi sejarah yang benar." Baginya, mengakui Palestina bukan sekadar keputusan politik, melainkan sikap moral yang sangat penting bagi masa depan dunia.

Seruan Mendesak untuk Gaza

Di bagian akhir pidatonya, Prabowo memberikan seruan yang sangat kuat. Ia mendesak negara-negara lain yang belum mengambil tindakan untuk segera mengikuti jejak negara-negara pendukung Palestina. Ia mengingatkan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza adalah sebuah tragedi yang tidak boleh terus dibiarkan.

"Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita," tegas Prabowo.

Pengakuan terhadap Palestina, menurutnya, adalah langkah nyata pertama untuk mengakhiri penderitaan rakyat sipil yang sudah berlarut-larut. Pidato ini menjadi bukti komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan perdamaian dan keadilan global.