Kedatangan Kim Soo Hyun di Jakarta Tuai Pro Kontra: Ini Kronologi Kasusnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kehadiran aktor kenamaan Korea Selatan, Kim Soo Hyun di Jakarta dalam rangka menghadiri gelaran acara Mahakarya RCTI 37 mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kemunculan publik pertama sang aktor pasca-hiatus ini memicu pro dan kontra di kalangan warganet.
Banyak pihak menyoroti kontrasnya respons publik Indonesia yang tetap menyambut hangat, sementara di Korea Selatan ia belum sepenuhnya kembali ke dunia hiburan. Penasaran dengan latar belakang isu yang menyelimutinya? Simak ulasan kronologi dan perkembangan terbaru kasus Kim Soo Hyun berikut ini.
Awal Mula Memicu Pro-Kontra Publik
Isu berawal dari beredarnya narasi kontroversial yang diunggah oleh channel YouTube Garosero Research Institute. Saluran milik mantan reporter MBC, Kim Se-Ui, tersebut menyebutkan bahwa Kim Soo Hyun pernah menjalin hubungan asmara dengan mendiang aktris Kim Sae Ron sejak tahun 2015.
Tuduhan ini memicu kritik tajam masyarakat Korea Selatan karena perbedaan usia yang signifikan pada periode tersebut. Saat itu, Kim Sae Ron baru berusia 15 tahun (kategori di bawah umur), sedangkan Kim Soo Hyun sudah berumur 27 tahun.
Dinamika Hubungan Kerja dan Tragedi Meninggalnya Kim Sae Ron
Dua tahun setelah mendirikan agensi Gold Medalist pada 2019, Kim Soo Hyun memboyong Kim Sae Ron untuk bergabung. Sae Ron dikabarkan turut membantu operasional agensi, mulai dari menjadi pelatih akting hingga membimbing para aktor pendatang baru.
Namun, hubungan profesional tersebut merenggang saat Kim Sae Ron tersandung skandal Driving Under the Influence (DUI) atau berkendara di bawah pengaruh alkohol. Pihak agensi menalangi ganti rugi sebesar 700 juta KRW yang belakangan ditagihkan kembali kepada Sae Ron setelah kontrak kerjanya berakhir. Sejak insiden itu, karier Sae Ron di industri hiburan meredup.
Pada 16 Februari 2025, yang secara kebetulan bertepatan dengan hari ulang tahun Kim Soo Hyun, Kim Sae Ron ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Seoul karena dugaan bunuh diri. Tragedi ini kembali mencuatkan sorotan tajam publik terhadap dinamika masa lalu keduanya.
Bantahan, Hasil Penyelidikan Polisi, dan Perkembangan Kasus
Menanggapi tuduhan yang beredar pada Maret 2025, pihak Kim Soo Hyun membantah keras bahwa mereka menjalin hubungan romantis saat Kim Sae Ron masih di bawah umur. Pihak manajemen menegaskan bahwa hubungan kedekatan keduanya baru terjadi setelah Kim Sae Ron berusia dewasa.
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, kepolisian akhirnya menghentikan penyelidikan atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak terhadap Kim Soo Hyun karena tidak ditemukannya bukti yang sah secara hukum.
Arah kasus ini berbalik ketika Kim Se-Ui, pemilik saluran Garosero Research Institute yang pertama kali melempar rumor tersebut, resmi didakwa dan ditahan atas dugaan pencemaran nama baik serta manipulasi barang bukti.
Langkah Kim Soo Hyun menjadikan Indonesia sebagai panggung perdana kemunculannya di hadapan publik membuktikan tingginya basis penggemar internasional yang dimiliki sang aktor.
Meskipun proses hukum di Korea Selatan telah menyatakan dirinya tidak terbukti bersalah dan pengunggah tuduhan resmi ditahan, persepsi publik di negeri asalnya masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya. Hal inilah yang memicu dinamika serta perbedaan reaksi di kalangan netizen saat menyambut kedatangannya di Jakarta.