Jakarta Punya Wisata Baru! Open Top Tour Batavia dan Open Dining Siap Manjakan Pengunjung Kota Tua

Genvoice.id | 24 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelajahi kawasan Kota Tua kini menawarkan pengalaman yang lebih menarik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan Open Top Tour Jakarta Batavia, layanan wisata menggunakan bus atap terbuka yang mengajak masyarakat dan wisatawan menikmati keindahan ibu kota dari sudut pandang berbeda.

Peluncuran layanan wisata baru ini dilakukan bersamaan dengan dimulainya uji coba Open Dining of Jakarta di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta Barat. Kedua inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus menghidupkan kawasan bersejarah Jakarta.

Open Top Tour Jakarta Batavia Hadirkan Pengalaman Wisata yang Berbeda

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan kehadiran Open Top Tour Jakarta Batavia merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI untuk mengembangkan sektor pariwisata, melestarikan kawasan bersejarah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif menuju Jakarta sebagai kota global yang tetap berbudaya.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan melintasi berbagai ikon Jakarta sambil mengenal sejarah, budaya, hingga perkembangan kota yang terus berkembang.

"Melalui Open Top Tour, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu layanan yang mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya," ujar Rano Karno.

Menurutnya, berbagai agenda budaya yang selama ini digelar pemerintah daerah telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Data terbaru menunjukkan bahwa pada Mei 2026 jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat sekitar 6,97 persen menjadi 8,82 juta perjalanan. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara juga naik 8,17 persen hingga mencapai 1,04 juta kunjungan.

Kini Transjakarta Miliki Empat Rute Open Top Tour

Dengan diluncurkannya rute Jakarta Batavia, layanan wisata bus atap terbuka Transjakarta kini memiliki empat pilihan perjalanan.

Empat rute tersebut meliputi:

  • Jakarta Skyline
  • Jakarta Heritage
  • Jakarta Explorer
  • Jakarta Batavia

Seluruh rute dirancang untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata, bangunan bersejarah, hingga panorama khas Jakarta kepada masyarakat dan wisatawan.

Menurut Rano, transportasi publik kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga menjadi media edukasi yang memperkenalkan sejarah, budaya, dan perkembangan ibu kota.

Open Dining of Jakarta, Sensasi Makan Sambil Keliling Kota

Selain menghadirkan rute wisata baru, Pemprov DKI Jakarta juga memperkenalkan Open Dining of Jakarta, konsep wisata kuliner yang memadukan pengalaman bersantap dengan perjalanan menggunakan bus wisata.

Program ini masih dalam tahap uji coba dan dijadwalkan mulai beroperasi untuk masyarakat umum pada 1 Agustus 2026. Pemesanan tiket sudah dapat dilakukan mulai 25 Juli 2026 melalui aplikasi TJ.

Rano berharap konsep baru ini mampu memberikan pengalaman berbeda kepada masyarakat.

"Open Dining ini masih dalam tahap uji coba. Kami berharap masyarakat dapat menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda, bukan hanya melihat kotanya, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, dan identitasnya," jelasnya.

Tarif Open Dining dan Fasilitas yang Didapat

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa layanan Open Dining akan beroperasi sebanyak dua hingga tiga kali setiap hari dengan kapasitas maksimal 30 penumpang di setiap perjalanan.

Program tersebut dapat dinikmati secara individu maupun rombongan untuk berbagai acara khusus.

Tarif yang ditetapkan sebesar Rp500 ribu per orang, yang sudah mencakup:

  • Hidangan pembuka (appetizer)
  • Menu utama
  • Hidangan penutup (dessert)
  • Pertunjukan musik biola secara langsung
  • Narasi sejarah kawasan Kota Tua
  • Cerita mengenai menu kuliner yang disajikan selama perjalanan

Diharapkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kehadiran Open Top Tour Jakarta Batavia dan Open Dining of Jakarta diharapkan semakin memperkuat daya tarik wisata ibu kota.

Selain menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, program ini juga diharapkan mampu menghidupkan kembali kawasan Kota Tua sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM, industri kuliner, serta sektor ekonomi kreatif di Jakarta.