Jangan Sampai Gugur Duluan, Ini Panduan Portofolio UTBK SNBT 2026 untuk Jurusan Seni dan Olahraga

Genvoice.id | 24 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Peserta UTBK SNBT 2026 yang memilih jurusan di bidang seni dan olahraga perlu memberi perhatian khusus pada portofolio. Dokumen ini bukan sekadar pelengkap, melainkan salah satu komponen penilaian utama dalam proses seleksi.

Dalam sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), portofolio digunakan untuk menilai kemampuan praktik sekaligus rekam jejak peserta sesuai bidang yang dipilih. Artinya, kualitas portofolio bisa menjadi penentu lolos atau tidaknya ke perguruan tinggi negeri.

Secara umum, portofolio terdiri dari dua bagian utama. Pertama adalah tugas karya atau penampilan, yakni hasil kerja yang dibuat khusus sesuai instruksi seleksi. Kedua adalah rekam jejak, berupa bukti pengalaman atau karya yang pernah dibuat sebelumnya di bidang seni maupun olahraga.

Tidak semua program studi mewajibkan portofolio. Namun, terdapat sejumlah kelompok bidang yang mengharuskan peserta mengunggah dokumen ini, mulai dari olahraga, seni rupa dan desain, hingga seni pertunjukan dan media rekam seperti film serta fotografi.

Dalam penyusunannya, peserta wajib mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan panitia SNPMB. Salah satu aturan penting adalah penggunaan template resmi. Kesalahan sederhana seperti memakai format lama atau mengubah desain template dapat berujung pada diskualifikasi.

Sebagai gambaran, untuk bidang seni rupa, desain, dan kriya, peserta harus menyiapkan beberapa dokumen penting. Di antaranya surat pernyataan keaslian karya, karya gambar naratif dengan teknik hitam putih manual, serta satu karya terbaik yang menunjukkan kekuatan utama peserta. Sertifikat penghargaan juga bisa dilampirkan sebagai nilai tambah.

Tema yang diberikan pun tidak sederhana. Peserta dituntut mampu menerjemahkan cerita ke dalam visual yang kuat, termasuk memperhatikan ekspresi, komposisi, hingga kedalaman ruang dalam gambar. Hal ini menjadi indikator kemampuan dasar yang akan dinilai oleh tim seleksi.

Agar tidak gagal di tahap awal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Gunakan template terbaru yang tersedia di laman resmi, jangan mengubah tampilan visual yang sudah ditentukan, serta pastikan format file sesuai ketentuan, seperti penggunaan format video MP4 jika diminta.

Selain itu, seluruh instruksi teknis harus diikuti secara detail. Kelalaian kecil, seperti salah format atau tidak melengkapi dokumen, bisa membuat portofolio tidak dinilai.

Informasi lengkap mengenai tema, format, hingga panduan teknis dapat diakses melalui laman resmi SNPMB. Peserta disarankan untuk mempelajari seluruh ketentuan sejak awal agar proses penyusunan portofolio berjalan lancar.

Dengan persiapan yang matang dan mengikuti aturan yang berlaku, peluang untuk lolos seleksi melalui jalur SNBT 2026 akan semakin terbuka, terutama bagi mereka yang mengandalkan kemampuan di bidang seni dan olahraga.