Konser Comeback BTS Ludes Sekejap, 260 Ribu ARMY Diprediksi Padati Seoul
JAKARTA, GENVOICE.ID - Antusiasme penggemar terhadap comeback BTS memuncak menjelang konser gratis mereka di Seoul. Tiket pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret di kawasan Gwanghwamun Square langsung habis hanya dalam waktu singkat setelah penjualan dibuka.
Saat sistem pemesanan dibuka pukul 20.00 waktu setempat, lebih dari 100 ribu orang dilaporkan memadati situs penjualan secara bersamaan. Lonjakan trafik membuat sistem sempat mengalami gangguan, bahkan banyak penggemar mengaku gagal mendapatkan tiket meski sudah bersiap sejak jauh hari.
Sekitar 15 ribu tiket yang tersedia untuk konser di alun-alun bersejarah di depan Istana Gyeongbokgung habis dalam hitungan menit. Banyak penggemar rela datang ke warnet khusus gaming atau PC cafe demi mendapatkan koneksi internet lebih cepat, sebuah strategi yang umum di budaya ticketing Korea Selatan.
Di berbagai forum daring, penggemar berbagi cerita tentang upaya kolektif membeli tiket menggunakan banyak perangkat sekaligus. Meski begitu, banyak yang tetap gagal karena sistem macet atau kursi sudah habis saat proses pembayaran.
Menjelang penjualan tiket, kepolisian Seoul juga memperingatkan potensi penipuan. Otoritas menemukan puluhan unggahan yang menawarkan jasa pembelian tiket dengan biaya tambahan atau mencoba menjual ulang tiket dengan harga jauh di atas nilai aslinya.
Comeback ini menjadi momen penting karena menandai penampilan penuh pertama grup setelah hampir empat tahun vakum. Seluruh anggota - RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook - sempat menjalani wajib militer, dengan Suga menjadi member terakhir yang menyelesaikan tugas pada pertengahan 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan massa, polisi berencana memperlakukan area konser layaknya stadion terbuka. Pengaturan arus pengunjung akan dilakukan melalui puluhan titik masuk, sementara gangguan lalu lintas dan transportasi publik di sekitar lokasi diperkirakan tak terhindarkan.
Konser berdurasi sekitar satu jam ini juga menjadi panggung peluncuran album terbaru bertajuk "Arirang". Acara tersebut akan disiarkan secara global melalui Netflix ke hampir 190 negara, sekaligus menjadi pembuka tur dunia besar-besaran yang dijadwalkan mencakup puluhan kota.
Dampak ekonomi dari kembalinya BTS langsung terasa. Harga hotel di pusat Seoul melonjak tajam, bahkan ada yang naik hingga lima kali lipat. Pemerintah Korea Selatan turut menyoroti praktik penjualan ulang tiket dan menaikkan sanksi melalui aturan anti-scalping terbaru.
Fenomena ini kembali menegaskan kekuatan "BTS-nomics", istilah yang merujuk pada dampak ekonomi besar dari aktivitas BTS terhadap sektor pariwisata, perhotelan, hingga ritel. Tak hanya konser, sejumlah institusi budaya di sekitar lokasi bahkan menutup operasional sementara demi mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Comeback BTS pun dipastikan bukan sekadar konser musik, melainkan peristiwa global yang mengguncang industri hiburan sekaligus ekonomi lokal Korea Selatan.