Voletta Wallace, Ibu The Notorious B.I.G., Meninggal Dunia di Usia 78 Tahun
JAKARTA, GENVOICE.ID -Voletta Wallace, ibu dari rapper legendaris The Notorious B.I.G., meninggal dunia pada usia 78 tahun.
Dilansir dari The Hollywood Reporter, Wallace menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Stroudsburg, Pennsylvania, akibat sebab alami setelah menjalani perawatan di hospice care, demikian dikonfirmasi oleh pihak koroner kepada Associated Press.
Sebagai sosok yang selalu membela dan menjaga warisan sang putra, Christopher Wallace, dengan nama asli The Notorious B.I.G., Voletta Wallace berperan penting dalam mengenang dan mengabadikan jejaknya dalam industri musik, terutama setelah sang rapper tewas dalam penembakan tragis pada 1997, kasus yang hingga kini belum terpecahkan.
Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidup Wallace adalah ketika ia menghadiri MTV Video Music Awards 1997, hanya enam bulan setelah kematian Biggie. Dengan penuh emosi, ia menerima penghargaan untuk lagu "Hypnotize" dan berkata bahwa jika putranya masih hidup, ia pasti akan berkata, "Big-up to Brooklyn."
Meski awalnya menganggap musik Biggie sebagai "kebisingan," Wallace akhirnya memahami bakat luar biasa putranya saat ia mulai mendengarkan lirik-liriknya dengan lebih mendalam. Dalam sebuah wawancara dengan Associated Press, ia mengenang betapa emosionalnya momen itu.
"Saya menangis begitu banyak hari itu hanya dengan mendengarkan musiknya. Saya bersandar pada stereo dan menangis seperti bayi. Itu adalah terapi bagi saya. Saya pun menyadari, 'Ya Tuhan, anak ini sangat berbakat untuk merangkai kata-kata sedemikian rupa.' Suaranya begitu indah. Saya mencintai suaranya," kata Wallace.
Tak hanya mengenang melalui kata-kata, Wallace juga menuangkan kisahnya dalam memoar Biggie yang dirilis pada 2005. Dalam wawancara dengan NPR saat itu, ia mengungkapkan bahwa meskipun banyak orang mencintai dan menghormati Biggie, hal itu tidak bisa menghilangkan kesedihan yang terus menggelayut di hatinya.
"Ia telah menyentuh begitu banyak orang dan banyak yang masih mencintainya hingga kini. Tapi itu tidak bisa menghapus rasa sakit saya," ungkap Wallace.
Wallace juga terlibat dalam produksi film Notorious (2009), sebuah biopik tentang kehidupan putranya, di mana aktris Angela Bassett berperan sebagai dirinya. Selain itu, ia turut memproduseri dokumenter Netflix Biggie: I Got a Story to Tell pada 2021, yang menggali lebih dalam perjalanan hidup dan karier sang rapper.
Lahir di Jamaika sebelum pindah ke AS, Wallace membesarkan putranya seorang diri di Brooklyn sambil bekerja sebagai guru. Dari lingkungan inilah, Biggie tumbuh dan akhirnya menjadi salah satu rapper terbesar sepanjang masa.
Album debutnya Ready to Die (1994) terjual lebih dari enam juta kopi dan melahirkan hit legendaris seperti "Big Poppa" dan "Juicy." Sementara itu, album keduanya Life After Death, yang dirilis hanya dua minggu setelah kematiannya, meraih kesuksesan besar dengan lebih dari 11 juta kopi terjual, berkat lagu-lagu seperti "Hypnotize" dan "Mo Money Mo Problems." Pada 2020, The Notorious B.I.G. diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame, mengukuhkan warisannya dalam dunia musik.
Biggie dikenal memiliki hubungan dekat dengan Sean "Diddy" Combs, yang kala itu dikenal sebagai Puff Daddy. Diddy merupakan produser utama musik Biggie di bawah label Bad Boy Records dan menjadi sosok sentral dalam penghormatan kepada Biggie setelah kematiannya, termasuk lewat lagu tribut "I'll Be Missing You" yang dinyanyikan bersama Sting, Faith Evans, dan 112 di MTV Video Music Awards 1997.
Namun, hubungan Wallace dan Diddy merenggang setelah munculnya berbagai tuduhan terhadap Diddy terkait kekerasan seksual. Pada 2024, sebuah rekaman CCTV menunjukkan Diddy secara fisik menyerang mantan kekasihnya, Cassie Ventura, pada 2016. Wallace pun angkat suara, menyebut tuduhan terhadap Diddy sebagai sesuatu yang "membuatnya mual."
"Saya berdoa untuk Cassie. Saya berdoa untuk ibunya," ujar Wallace kepada Rolling Stone.
Wallace bahkan mengungkapkan rasa kecewanya dengan mengatakan, "Jika saya bertemu dengannya lagi, saya ingin menamparnya sekuat tenaga. Saya dulu menyukainya. Saya tidak ingin percaya semua hal buruk itu, tetapi saya merasa sangat malu dan kecewa."
Kini, Diddy menghadapi dakwaan perdagangan manusia untuk eksploitasi seksual dan masih berada di dalam tahanan menunggu proses persidangan.
Kepergian Voletta Wallace meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, serta mereka yang mengenang perjuangannya dalam mengabadikan warisan The Notorious B.I.G. Dengan dedikasi dan cintanya yang tak tergoyahkan, Wallace telah memastikan bahwa kisah putranya akan terus hidup di hati para pecinta musik hip-hop di seluruh dunia.