10 Rekomendasi Wisata di Yogyakarta Selain Malioboro yang Wajib Dicoba! Pas untuk Liburan Tahun Baru

Genvoice.id | 23 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta seolah tak pernah kehabisan daya pikat bagi para pelancong.

Namun, jika Malioboro terasa terlalu ramai atau Candi Borobudur sudah berkali-kali dikunjungi, Yogyakarta masih menyimpan banyak destinasi alternatif yang tak kalah memesona. Dari perbukitan batu purba hingga museum penuh sejarah Mataram, pilihan wisata di Yogyakarta sangat beragam dan cocok untuk rencana liburan berikutnya.

Salah satu destinasi yang sedang naik daun adalah Obelix Hills. Berlokasi di Dusun Klumprit, Sleman, tempat ini berdiri di atas perbukitan batu purba berusia jutaan tahun. Daya tarik utamanya adalah panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian, terutama saat matahari terbenam. Pengunjung bisa bersantai di area The Rock menggunakan bean bag sambil menikmati sunset. Obelix Hills buka pukul 10.00-21.00 WIB pada hari kerja dengan tiket Rp 20.000, serta pukul 07.00-21.00 WIB pada akhir pekan dengan tiket Rp 30.000.

Tak jauh berbeda, HeHa Sky View di kawasan Bukit Bintang, Gunungkidul, menawarkan konsep wisata modern dengan perpaduan restoran dan spot foto berlatar lembah hijau. Wahana Sky Glass menjadi favorit karena menghadirkan sensasi berjalan di atas dek kaca transparan. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB pada hari kerja dan pukul 08.00 WIB saat akhir pekan. Harga tiket masuk dibanderol Rp 30.000 pada weekday dan Rp 40.000 saat weekend, dengan tarif tambahan untuk spot foto tertentu.

Bagi pencinta wisata alam ekstrem, Bunker Kaliadem di lereng Gunung Merapi menghadirkan pengalaman melihat gunung api aktif dari jarak dekat. Wisatawan dapat mengikuti Lava Tour menggunakan jip dengan tarif mulai Rp 150.000. Kawasan ini buka 24 jam dengan retribusi masuk Rp 5.000. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari sebelum pukul 08.00 WIB agar pemandangan Merapi tidak tertutup awan.

Sementara itu, Museum Ullen Sentalu di Kaliurang menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi budaya dan sejarah Yogyakarta. Museum ini menawarkan tur tematik yang menggali sejarah Mataram dan bangsawan Jawa, mulai dari Tur Adiluhung Mataram, Tur Skriptorium, hingga Tur Vorstenlanden yang menampilkan akulturasi Jawa dan Belanda. Museum buka Selasa hingga Minggu pukul 08.30-16.00 WIB.

Jika ingin menikmati udara segar, Hutan Pinus Mangunan di Dlingo, Bantul, bisa menjadi tujuan. Deretan pohon pinus dan gardu pandang menjadikannya spot favorit untuk menyaksikan fenomena "negeri di atas awan" pada pagi hari. Kawasan ini buka pukul 06.00-18.00 WIB dengan tiket masuk Rp 5.000 per orang.

Nuansa pedesaan yang tenang bisa ditemukan di Ledok Sambi, kawasan wisata piknik tepi sungai di lereng Merapi. Terletak di Jalan Kaliurang KM 19, Ledok Sambi menawarkan pengalaman bermain air sungai yang jernih serta berbagai wahana ringan. Tiket masuk tidak dipatok harga, pengunjung hanya diminta memberikan donasi sukarela.

Untuk panorama laut selatan, Puncak Segoro di Gunungkidul menghadirkan pemandangan tebing yang mengingatkan pada Uluwatu, Bali. Tiket masuk sebesar Rp 50.000 sudah termasuk voucer makan dan minum. Tempat ini cocok untuk menikmati golden hour sambil mendengarkan deburan ombak dari atas tebing.

Yogyakarta juga memiliki Studio Alam Gamplong yang dijuluki sebagai "Mini Hollywood" Indonesia. Lokasi ini pernah digunakan sebagai set film Bumi Manusia dan Habibie & Ainun. Pengunjung bisa masuk dengan membayar seikhlasnya, sementara beberapa wahana khusus dikenakan tarif tambahan. Studio Alam Gamplong buka setiap hari pukul 09.00-17.00 WIB.

Wisata air alami bisa ditemukan di Blue Lagoon Tirta Budi, Sleman. Pemandian ini terkenal dengan airnya yang jernih berwarna biru kehijauan. Tiket masuk Rp 15.000 sudah termasuk minuman dan kudapan. Tempat ini paling ideal dikunjungi saat musim kemarau agar kejernihan air terlihat maksimal.

Sebagai penutup, Tebing Breksi di Sambirejo, Sleman, menawarkan keindahan dinding tebing berukir dengan latar panorama kota dari ketinggian. Tiket masuk hanya Rp 10.000 dan kawasan ini buka hingga pukul 21.00 WIB. Bagi wisatawan yang ingin menjelajah lebih jauh, tersedia paket jip wisata yang menghubungkan Tebing Breksi dengan destinasi sekitar seperti Candi Ijo dan Obelix Hills.

Dengan beragam pilihan tersebut, Yogyakarta membuktikan bahwa pesonanya tak hanya berhenti di Malioboro. Setiap sudut kota ini menyimpan pengalaman wisata yang unik dan layak untuk dijelajahi.