Verstappen On Fire: Red Bull Bangkit, Gelar Dunia 2025 Kini di Depan Mata

Genvoice.id | 23 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Max Verstappen kembali memanaskan persaingan gelar juara dunia Formula 1 2025 setelah tampil tanpa cela di Grand Prix Las Vegas pada Minggu, 23 November 2025.

Start dari posisi kedua, pembalap Oracle Red Bull Racing itu langsung menyergap di awal dan memimpin balapan tanpa satu pun ancaman berarti. Ia menuntaskan lomba dengan kemenangan dominan, meninggalkan Lando Norris dan George Russell jauh di belakang sebelum drama besar muncul usai balapan.

FIA Stewards menjatuhkan keputusan mengejutkan: Norris dan tandemnya di McLaren, Oscar Piastri, sama-sama didiskualifikasi karena mobil MCL39 mereka gagal memenuhi ketentuan minimum ketebalan skid block belakang. Artinya, Russell naik ke posisi kedua dan Kimi Antonelli ikut naik podium di urutan ketiga. Bagi Verstappen, situasi ini membuat perburuan gelar makin sengit di dua seri terakhir musim ini.

Dengan tambahan poin kemenangan, Verstappen kini mengoleksi 366 poin-sama dengan Piastri yang turun ke peringkat kedua. Di puncak klasemen, Norris masih bertahan dengan 390 poin, tetapi jaraknya kini jauh lebih tipis. Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, peluang Verstappen merebut gelar kembali tampak terang.

Setelah balapan, Verstappen memuji solidnya performa Red Bull di penghujung musim. Ia mengakui bahwa tahun 2025 bukan perjalanan mulus bagi timnya, terutama karena problem klasik mereka dalam mengelola ban. Namun, di Las Vegas, semuanya berubah.

Menurutnya, Red Bull akhirnya bisa menemukan ritme yang selama ini hilang. Verstappen merasa bisa menekan lebih keras karena manajemen bannya jauh lebih baik dari biasanya-dan hasilnya terlihat jelas di lintasan.

Meski sempat frustrasi dengan performa tim di beberapa fase musim ini, Verstappen menegaskan bahwa performa mereka belakangan ini menjadi dorongan besar bagi seluruh kru. Dua seri tersisa akan menjadi pertarungan hidup-mati untuk tiga kandidat juara dunia: Norris, Piastri, dan kini Verstappen yang kembali menemukan kecepatannya.

Persaingan makin panas, drama makin tajam, dan Verstappen makin berbahaya.