Kanye West Manggung di GBK, MRT Jakarta Siap Antar Penonton hingga 01.30 WIB
JAKARTA, GENVOICE.ID - Konser Kanye West bertajuk "Ye Live in Jakarta" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026) diperkirakan menarik puluhan ribu penonton dari dalam dan luar negeri. Lebih dari 20.000 wisatawan mancanegara dan sekitar 30.000 pengunjung dari luar kota diperkirakan hadir dalam konser tersebut.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, promotor mengimbau penonton menggunakan transportasi umum saat menuju maupun meninggalkan lokasi konser. Sejumlah layanan transportasi juga disiapkan untuk mendukung mobilitas penonton setelah acara selesai.
MRT Jakarta Beroperasi hingga 01.30 WIB
MRT Jakarta akan memperpanjang jam operasional khusus untuk konser Ye. Layanan MRT akan tetap beroperasi hingga pukul 01.30 WIB pada dini hari agar penonton memiliki pilihan transportasi umum setelah konser berakhir.
Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan frekuensi perjalanan MRT juga akan ditingkatkan. Dengan demikian, penonton diharapkan tidak perlu menunggu terlalu lama saat hendak pulang.
"Jadi memang kita akan dorong untuk semua penonton naik MRT, TransJakarta. Dari pihak MRT juga, we're very grateful. MRT officially akan diperpanjang waktunya sampai 01.30 WIB, dan frekuensi MRT akan lebih cepat bolak-baliknya, supaya teman-teman bisa tiba pulang ke hotel, dan rumahnya di waktu yang tepat dan tidak terlalu lama," kata Karen saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Selain MRT, TransJakarta juga akan menambah armada untuk mengakomodasi penonton yang membutuhkan transportasi umum setelah konser.
Promotor turut bekerja sama dengan Bluebird Group sebagai sponsor acara untuk menyediakan layanan taksi konvensional bagi penonton.
Lebih dari 2.000 Personel Keamanan Disiagakan
Besarnya jumlah penonton membuat aspek keamanan menjadi perhatian dalam penyelenggaraan konser. Promotor menyiapkan lebih dari 2.000 personel keamanan yang akan ditempatkan di berbagai titik, mulai dari area luar hingga bagian dalam venue.
"Kita akan ada lebih dari 2.000 securities on the grounds, inside the main road and the stadium. Kita juga didukung oleh Pemprov DKI. Dari Mabes Polri dan teman-teman juga akan datang untuk support kita, untuk bantu supaya semuanya aman," ujar Karen.
Promotor juga berkoordinasi dengan penyelenggara kegiatan lain yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno. Koordinasi dilakukan karena sejumlah agenda lain juga digelar di sekitar GBK pada waktu yang berdekatan.
Sejumlah Acara Berlangsung di Kawasan GBK
Kawasan GBK tidak hanya digunakan untuk konser Ye Live in Jakarta. Sejumlah lokasi di sekitar kawasan tersebut, termasuk JCC dan Istora, juga menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan.
Karen mengatakan koordinasi dengan penyelenggara acara lain telah dilakukan untuk mengatur mobilitas masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan GBK.
"GBK sendiri kan gak hanya stadium-nya, tetapi kita punya JCC sampai Istora, dan banyak acara yang berlangsung dalam waktu sama. Kita sudah meeting bersama untuk kelancaran event masing-masing, dan paling penting utamanya untuk make sure bahwa penontonnya tidak akan, hopefully, terjebak macet terlalu lama," imbuhnya.
Promotor Siapkan Panduan untuk Penonton Luar Kota
Selain menyiapkan transportasi dan pengamanan, promotor juga memperhatikan kebutuhan penonton yang datang dari luar Jakarta. Mengingat jumlah wisatawan mancanegara dan pengunjung luar kota cukup besar, promotor menyediakan Jakarta Guide yang dapat digunakan sebagai panduan selama berada di ibu kota.
Panduan tersebut berisi berbagai informasi yang dapat membantu pengunjung menentukan tempat makan, lokasi wisata, hingga aktivitas yang bisa dilakukan selama berada di Jakarta. Guide book tersebut dapat diakses secara gratis melalui tautan yang tersedia di bio Instagram Raw Vision Collective.
"Mungkin bukan cuma turis-turis, tapi teman-teman dari luar kota yang datang, bingung makan apa, jalan-jalan ke mana, sightseeing ke mana. Jadi di situ di Jakarta Guide kita ada taruh (informasi), karena kita mau make sure teman-teman juga mendapatkan experience yang terbaik," kata Karen.
Dengan perpanjangan jam layanan MRT, tambahan armada TransJakarta, serta penyediaan taksi, penonton konser Ye Live in Jakarta memiliki sejumlah pilihan transportasi untuk perjalanan pulang. Pengaturan keamanan dan koordinasi dengan penyelenggara acara lain di kawasan GBK juga dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan pada 24 Oktober 2026.