Rose BLACKPINK Terseret Skandal Grammy, Diduga Klaim Rekor BTS Biar Masuk Nominasi!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Grammy Awards 2026 yang seharusnya jadi momen bergengsi untuk musisi dunia, justru berubah panas gara-gara isu yang melibatkan Rose BLACKPINK. Gen, nama penyanyi bernama asli Park Chaeyoung ini tiba-tiba ramai jadi perbincangan setelah muncul tuduhan bahwa ia memasukkan data tidak akurat dalam promosi albumnya untuk ajang tersebut. Skandal ini bikin fans heboh, apalagi karena menyangkut rekor BTS yang selama ini dikenal sebagai pemegang prestasi besar di Billboard.
Ceritanya berawal dari sebuah unggahan akun X (dulu Twitter) bernama @TheGrammyGuru. Mereka mengungkap kalau Rose sudah mengirimkan paket khusus "For Your Consideration" kepada para pemilih Grammy. Paket itu biasanya berisi merchandise dan informasi pencapaian musisi, supaya para anggota Recording Academy bisa mempertimbangkan karya mereka untuk masuk nominasi. Dalam paket yang dikirim Rose, tercantum sejumlah klaim soal prestasi albumnya yang bertajuk Rosie.
Nah, masalah muncul ketika netizen jeli menemukan ada klaim yang dianggap tidak sesuai fakta. Dalam selebaran tersebut, Rosie disebut sebagai album artis Korea dengan debut streaming terbesar di Billboard 200. Berdasarkan catatan Billboard, album itu memang punya angka 43,85 juta streaming atau setara 31.000 SEA (Streaming Equivalent Albums). Tapi angka itu ternyata masih kalah jauh dari rekor BTS. Album mereka Map of the Soul: 7 di tahun 2020 menembus 48.000 SEA, sementara Proof di 2022 mencapai 36.000 SEA.
Artinya, klaim Rose tidak bisa disebut sebagai yang terbesar dari artis Korea. Meski begitu, kalau ditulis sebagai rekor untuk "artis solo Korea", maka klaim itu masih bisa dibenarkan. Di sinilah perdebatan dimulai, Gen. Sebagian orang menilai Rose sengaja menggiring opini biar albumnya terlihat lebih besar dari yang sebenarnya.
Di tengah kontroversi ini, Grammy Awards ke-68 sendiri dijadwalkan berlangsung 1 Februari 2026. Voting untuk nominasi baru akan dimulai pada 3-15 Oktober 2025, lalu daftar resmi diumumkan 7 November 2025. Jadi, waktu masih panjang, tapi kasus Rose sudah bikin heboh lebih dulu.
Kini publik menunggu, apakah Recording Academy akan menindaklanjuti tuduhan ini atau tetap membiarkan nama Rose masuk kandidat. Satu hal pasti, drama ini membuat persaingan Grammy tahun depan makin panas dan penuh intrik.