Erick Thohir Tetap Rangkap Jabatan! Alasan Erick Bertahan Jadi Ketua PSSI Meski Sudah Menpora

Genvoice.id | 23 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, dunia sepak bola Indonesia lagi-lagi heboh soal keputusan Erick Thohir. Di tengah status barunya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga RI periode 2025-2029, Erick ternyata memilih tetap memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI. Keputusan ini sempat jadi perbincangan karena banyak yang mempertanyakan apakah boleh merangkap dua posisi penting sekaligus.

Ternyata, Erick sudah menanyakan hal ini langsung ke FIFA. Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/9), ia mengaku mendapat lampu hijau dari federasi sepak bola dunia. "Saya sudah menanyakan status saya kepada FIFA, FIFA menjawab bahwa secara statuta tidak disalahkan karena memang track record saya di dunia sepak bola sudah sesuai dengan statuta," jelas Erick. Dengan jawaban itu, posisinya sebagai Ketua PSSI dipastikan aman sampai masa jabatannya berakhir pada 2027.

Erick juga menegaskan kalau dirinya tidak sedang mempertahankan kekuasaan. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga konsistensi program dan blueprint yang sudah disusun kepengurusan PSSI saat ini. Ia menyinggung pengalaman buruk dari 2015 sampai 2022 ketika kepengurusan PSSI kerap berganti di tengah jalan. "(Kalau kepengurusan diganti di tengah jalan) yang rugi siapa? ya semua. Jadi itu bukan berarti saya mempertahankan legitimasi, tidak," katanya.

Meski FIFA memperbolehkan seseorang memimpin federasi hingga tiga periode, Erick mengaku hanya fokus menuntaskan satu periode dulu. "Berarti kan saya menghormati, bukan kepala batu memegang kekuasaan, ada loh aturannya tiga kali. Ini baru sekali jadi saya lagi persiapan macam-macam," ujarnya. Erick memastikan pemilihan akan tetap dilakukan setelah periode kepengurusannya berakhir di 2027.

Dengan keputusan ini, Erick mengirim sinyal tegas bahwa ia ingin menjaga stabilitas PSSI dan memastikan program pembenahan sepak bola berjalan sesuai rencana. Dukungan dari FIFA pun dianggap sebagai bukti bahwa langkahnya tidak melanggar aturan. Kini, publik tinggal menunggu bagaimana Erick bisa membagi fokus antara pekerjaannya sebagai Menpora dengan tanggung jawab besar di PSSI.