Tidak Hanya Jalan, Libatkan Anak Saat Merencanakan Liburan Bagus untuk Parenting

Genvoice.id | 23 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Merencanakan liburan keluarga biasanya menjadi tugas orang tua, mulai dari menentukan destinasi, memilih aktivitas, hingga menyiapkan berbagai kebutuhan perjalanan.

Namun, bukan berarti anak hanya perlu menunggu sampai hari keberangkatan. Mengajak mereka ikut terlibat dalam proses persiapan justru dapat membuat pengalaman liburan terasa lebih menyenangkan.

Keterlibatan anak tidak berarti memberikan kebebasan penuh kepada mereka untuk menentukan seluruh rencana. Orang tua tetap memegang keputusan utama, tetapi anak bisa diberi ruang untuk menyampaikan pendapat dan memilih beberapa hal yang sesuai dengan usia mereka. Ketika idenya didengarkan, anak dapat merasa bahwa dirinya memiliki peran dalam perjalanan keluarga.

Proses merencanakan liburan juga bisa menjadi kesempatan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama. Orang tua dan anak dapat berdiskusi mengenai tempat yang ingin dikunjungi, makanan yang ingin dicoba, atau aktivitas yang membuat mereka penasaran. Dengan begitu, keseruan liburan sebenarnya sudah bisa dimulai jauh sebelum keluarga berangkat.

Selain membuat anak lebih bersemangat, keterlibatan dalam perencanaan dapat membantu mereka belajar mengenai kerja sama dan pengambilan keputusan sederhana. Anak dapat memahami bahwa liburan membutuhkan persiapan dan setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan serta keinginan yang perlu dipertimbangkan.

Memberikan kesempatan kepada anak untuk menyampaikan ide juga dapat membuat mereka merasa lebih dihargai. Misalnya, orang tua dapat menawarkan beberapa pilihan destinasi atau aktivitas yang memang sudah sesuai dengan anggaran dan kebutuhan keluarga. Anak kemudian dapat memilih salah satu pilihan tersebut sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menentukan sesuatu tanpa harus dibebani seluruh keputusan.

Cara lainnya adalah mengajak anak mencari informasi mengenai destinasi yang akan dikunjungi. Mereka dapat melihat tempat wisata, mengenal makanan khas, atau mencari tahu aktivitas yang tersedia di lokasi tersebut. Kegiatan sederhana ini bisa menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus membuat anak semakin mengenal tempat yang nantinya akan mereka datangi.

Anak juga dapat dilibatkan dalam membuat daftar persiapan. Orang tua bisa meminta mereka membantu mencatat barang yang perlu dibawa, seperti pakaian, perlengkapan pribadi, mainan, atau kebutuhan lain sesuai usia. Selain membuat persiapan terasa lebih menyenangkan, cara ini juga dapat melatih rasa tanggung jawab dan kemandirian.

Agar anak merasa benar-benar berkontribusi, berikan pula kesempatan untuk memilih satu atau dua aktivitas favorit selama perjalanan. Tidak harus seluruh agenda mengikuti keinginan anak. Cukup sisipkan beberapa kegiatan yang memang mereka nantikan sehingga mereka memiliki sesuatu yang bisa ditunggu selama liburan.

Orang tua juga sebaiknya memberikan apresiasi terhadap keterlibatan anak. Pujian sederhana ketika mereka membantu mencari informasi atau menyiapkan barang dapat membuat anak merasa kontribusinya berarti. Apresiasi tersebut juga bisa membuat mereka semakin percaya diri untuk ikut terlibat dalam kegiatan keluarga lainnya.