Serangan Siber Meningkat, Ribuan Terdampak! Synology Ungkap Solusi Backup Data yang Wajib Dimiliki Bisnis
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ancaman serangan siber semakin nyata dan tak pandang bulu, karena pada kasus yang terbaru pada Juli 2025, Microsoft menjadi korban dengan layanan SharePoint Server miliknya dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber. Akibat celah keamanan tersebut, lebih dari 9.000 organisasi di seluruh dunia terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi pelaku usaha, baik skala besar maupun kecil, akan pentingnya pencadangan data (data backup) sebagai bagian dari strategi ketahanan siber di tengah era digital yang kian kompleks.
Dilansir dariAntara, penyedia solusi perlindungan data Synology menekankan bahwa backup data bukan lagi opsi, melainkan keharusan.
"Tidak ada sistem yang sepenuhnya kebal terhadap serangan siber. Perbedaan utama antara perusahaan yang tangguh dan yang rentan terletak pada kemampuan mereka untuk pulih dengan cepat dan efektif setelah serangan terjadi," ujar Tony Lin, Senior Product Manager Data Protection Group Synology.
Synology, yang beroperasi aktif di Indonesia, menawarkan pendekatan arsitektur ketahanan siber berbasis teknologi backup modern. Beberapa fitur utama yang menjadi andalan adalah:
-
Immutable Backup
Pencadangan yang tidak dapat diubah atau dihapus dalam jangka waktu tertentu. Ini penting untuk mencegah modifikasi tidak sah, terutama akibat malware atau kesalahan internal. -
Backup Offline
Data cadangan disimpan di luar jaringan utama sehingga lebih terlindungi dari serangan langsung seperti ransomware yang biasanya menargetkan sistem yang terhubung internet. -
Verifikasi Pemulihan Otomatis
Fitur ini memastikan bahwa data yang dicadangkan secara rutin diperiksa kualitas dan integritasnya, sehingga dapat digunakan secara optimal saat proses pemulihan dibutuhkan.
Pendekatan ini bukan hanya meminimalkan risiko kehilangan data, tapi juga memastikan kelangsungan operasional bisnis tetap terjaga meski terjadi gangguan digital.
Dengan meningkatnya kasus eksploitasi sistem seperti yang dialami Microsoft, pelaku bisnis dituntut untuk lebih proaktif. Backup data bukan lagi sekadar menyimpan file, tetapi menjadi bagian vital dari strategi keamanan digital jangka panjang.
Synology menyatakan komitmennya untuk mendukung bisnis di Indonesia melalui teknologi pencadangan yang terintegrasi, mudah digunakan, dan mampu menjawab tantangan ancaman digital masa kini.