Profil Sudaryono: Eks Aspri Prabowo dan Anak Petani Grobogan yang Kini Jabat Kepala BGN Gantikan Nanik Deyang

Genvoice.id | 23 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore.

Pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78B Tahun 2026. Mantan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) tersebut mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Nanik S. Deyang usai menyatakan mundur pada hari yang sama karena alasan kesehatan.

Dengan penunjukan ini, kepemimpinan BGN resmi berganti untuk mengawal berbagai agenda strategis nasional, termasuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Latar Belakang: Dari Anak Petani Grobogan Hingga Karier Profesional

Sudaryono lahir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Lahir sebagai anak tunggal dari keluarga petani di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, ia terbiasa bekerja keras sejak kecil untuk membantu orang tuanya mengurus ternak dan lahan pertanian.

Perjalanan karier profesionalnya mulai menanjak ketika menduduki beberapa posisi strategis di dunia usaha:

  • Corporate Secretary: Memulai karier di Nusantara Energy pada tahun 2014.

  • Chief Executive Officer (CEO): Memimpin stasiun televisi Garuda TV pada tahun 2018.

Karier Politik: Mantan Aspri Prabowo dan Pimpinan DPD Gerindra

Kiprah politik Sudaryono tidak terlepas dari kedekatannya dengan Prabowo Subianto. Pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah ini mengawali langkah politiknya dari lingkaran dalam:

  1. Asisten Pribadi (Aspri): Ditempa secara langsung saat menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto.

  2. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen): Dipercaya masuk ke jajaran pengurus pusat Partai Gerindra pada 2020.

  3. Ketua DPD Jawa Tengah: Memimpin basis kekuatan partai di tingkat regional sebelum ditunjuk menjadi Wakil Menteri Pertanian.

Selain aktif di ranah politik praktis, ia juga mengemban amanah di organisasi kerakyatan sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) sejak 2021.

Pengunduran Diri Nanik S. Deyang dan Transisi Jabatan

Pergantian Kepala BGN ini berlangsung relatif cepat. Nanik S. Deyang memutuskan mundur dari jabatannya demi fokus menjalani perawatan medis penyakit jantung di luar negeri. Kendati demikian, Nanik mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo tetap memintanya berkontribusi untuk mengawasi BGN melalui posisi baru sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas).

Dampaknya, posisi Wakil Menteri Pertanian yang sebelumnya diampu oleh Sudaryono kini kosong dan menunggu pengisian jabatan lebih lanjut dari Presiden.

Rekam jejak Sudaryono dari seorang anak petani hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari dunia bisnis, partai politik, Wamentan, hingga Kepala BGN, menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pengalaman kepemimpinan serta kedekatannya dengan organisasi kerakyatan diharapkan mampu membawa arah baru bagi optimalisasi tata kelola program gizi nasional ke depan.