Gantikan Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Segini Isi Garasi dan Total Harta Sudaryono yang Tembus Puluhan Miliar!
JAKARTA, GENVOICE.ID -Struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengalami penyegaran setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru, menggantikan posisi Nanik S. Deyang. Mantan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ini kini mengemban amanah besar dalam mengawal program pemenuhan gizi nasional.
Seiring dengan pelantikannya, sorotan publik turut tertuju pada profil finansial dan laporan aset yang dimilikinya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan pada akhir Maret 2026 dan dinyatakan memenuhi syarat oleh KPK, total harta kekayaan bersih Sudaryono tercatat mencapai Rp91,76 miliar tanpa kepemilikan utang.
Rincian Aset Kekayaan Sudaryono versi LHKPN
Sebagian besar porsi kekayaan Sudaryono terkonsentrasi pada aset tidak bergerak serta simpanan kas harian. Berikut adalah rincian pembagian harta kekayaannya:
1. Aset Tanah dan Bangunan (Rp69,6 Miliar)
Kepemilikan properti menjadi porsi terbesar dari total kekayaannya, yaitu senilai Rp69,69 miliar yang tersebar di berbagai kota strategis dan dicatat sebagai hasil sendiri:
-
Kota Semarang: Memiliki 3 unit tanah dan bangunan dengan nilai fantastis mencapai Rp26,5 miliar (salah satunya bernilai Rp16 miliar).
-
Kabupaten Klaten: Memiliki tanah dan bangunan seluas 2.050 m²/1.800 m² senilai Rp14 miliar.
-
Jakarta Selatan: Dua petak tanah dengan total nilai mencapai Rp8,4 miliar.
-
Kabupaten Bogor: Tersebar di 9 lokasi tanah dan bangunan dengan total estimasi Rp15,85 miliar.
-
Depok, Tangerang Selatan, Sukoharjo, dan Jepara: Beberapa bidang tanah dan bangunan dengan nilai berkisar antara Rp200 juta hingga Rp2,54 miliar.
2. Kendaraan dan Alat Transportasi (Rp1,07 Miliar)
Untuk mobilitas, Sudaryono melaporkan kepemilikan lima unit kendaraan bernilai total Rp1,07 miliar yang seluruhnya hasil sendiri, terdiri dari:
-
Toyota Fortuner (2014) - Rp250 juta
-
Toyota Innova (2018) - Rp150 juta
-
Toyota Fortuner (2022) - Rp350 juta
-
Toyota Innova (2023) - Rp311 juta
-
Satu unit Sepeda Motor Bebek (2022) - Rp13,9 juta
3. Surat Berharga dan Kas (Rp20,9 Miliar)
Selain aset fisik, ia juga memarkir dana kekayaannya pada instrumen keuangan dan simpanan tunai:
-
Surat Berharga: Rp7,64 miliar
-
Kas dan Setara Kas: Rp13,34 miliar
Dengan total akumulasi harta mencapai Rp91,76 miliar yang didominasi oleh aset properti dan kas bernilai tinggi, Sudaryono kini resmi mengemban tugas baru sebagai Kepala BGN.
Laporan transparansi finansial ini menjadi bentuk akuntabilitas publik bagi pejabat negara sebelum menjalankan fungsi strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.