Ozzy Osbourne Meninggal di Usia 76 Tahun, Ini Karya-Karya Legendaris dari Prince of Darkness
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ozzy Osbourne, ikon musik heavy metal yang dijuluki Prince of Darkness, meninggal dunia pada Selasa pagi, 22 Juli 2025, dalam usia 76 tahun. Kabar duka ini diumumkan langsung oleh keluarganya melalui akun Instagram resmi @ozzyosbourne. Dalam pernyataan singkat tersebut, keluarga menyebut bahwa Ozzy meninggal dalam damai, dikelilingi oleh orang-orang yang ia cintai.
Nama Ozzy Osbourne begitu melekat dalam sejarah musik rock dan metal dunia. Ia pertama kali mencuri perhatian sebagai vokalis utama Black Sabbath, band asal Birmingham yang menjadi pionir heavy metal di awal 1970-an. Suaranya yang khas dan lirik-lirik gelap yang ia bawakan menjadi ciri khas Black Sabbath. Album seperti Paranoid (1970), yang berisi lagu-lagu legendaris seperti "War Pigs" dan "Iron Man", hingga Master of Reality (1971), dianggap sebagai fondasi dari banyak subgenre metal.
Setelah dikeluarkan dari Black Sabbath pada 1979 karena masalah kecanduan, Ozzy justru menemukan kembali kejayaannya lewat karier solo. Album debutnya Blizzard of Ozz (1980) sukses besar, berisi lagu-lagu seperti "Crazy Train" dan "Mr. Crowley" yang hingga kini masih dianggap sebagai anthem wajib para penggemar metal. Ia kemudian merilis lebih dari 10 album studio, termasuk "No More Tears" (1991) dan "Ordinary Man" (2020) yang menampilkan kolaborasi mengejutkan dengan Post Malone, Travis Scott, serta Elton John.
Tak hanya di dunia musik, Ozzy juga dikenal luas melalui reality show The Osbournes yang tayang dari 2002 hingga 2005. Tayangan ini membawa sosoknya ke hadapan khalayak yang lebih luas, memperlihatkan sisi unik dan kadang kocak dari kehidupannya sebagai ayah dan suami.
Meski kerap kali dihantui masalah kesehatan, termasuk Parkinson dan cedera serius akibat kecelakaan, Ozzy tetap aktif hingga usia senja. Bahkan, hanya 17 hari sebelum meninggal, ia sempat tampil dalam konser perpisahan bersama Black Sabbath dalam acara Back to the Beginning di Birmingham.
Kepergian Ozzy Osbourne menandai akhir dari satu era penting dalam sejarah musik. Namun karya-karyanya akan terus hidup, menjadi pengingat bahwa di balik kegelapan yang ia tampilkan di panggung, ada warisan musikal yang terang dan abadi.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.