Alice Cooper, Elton John, Judas Priest Pay Berikan Tribut unuk Ozzy Osbourne: 'Seluruh Dunia Berduka Atas Kematian Legenda Heavy Metal Ini'

Genvoice.id | 23 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia musik kembali kehilangan satu bintangnya yang paling bersinar dan penuh kontroversi. Ozzy Osbourne, legenda hidup yang dikenal sebagai 'Prince of Darkness,' meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 76 tahun.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, sosok ikonik yang pernah membawa musik heavy metal ke level paling ekstrem ini tutup usia hanya 17 hari setelah penampilan terakhirnya yang penuh haru dalam konser perpisahan "Back to the Beginning" di Birmingham, Inggris, kota yang juga menjadi tempat kelahirannya dan lahirnya Black Sabbath, band yang melambungkan namanya ke puncak dunia.

Dalam pernyataan resmi yang dibagikan keluarganya, Ozzy menghembuskan napas terakhirnya dalam damai, dikelilingi oleh keluarga yang mencintainya.

"Dengan kesedihan mendalam, kami mengonfirmasi bahwa Ozzy Osbourne telah meninggal dunia pagi ini. Ia berpulang dengan tenang, dikelilingi oleh cinta. Mohon hormati privasi keluarga kami di masa berduka ini."

Kabar duka ini sontak mengguncang industri musik dan hiburan. Sejumlah tokoh besar di dunia rock dan pop langsung meluapkan kesedihan dan penghormatan mereka, bukan hanya kepada musisi, tetapi kepada pribadi yang telah mengubah wajah musik selamanya.

Alice Cooper, sahabat sekaligus sesama ikon rock, menyebut dunia sedang berduka.

"Ozzy adalah gabungan sempurna antara sang pangeran kegelapan dan badut istana, sisi yang hanya dilihat oleh orang-orang terdekatnya. Ia adalah legenda sejati, dan ketika satu dari kami pergi, seluruh keluarga rock turut berdarah."

Dari Elton John yang mengenang Ozzy sebagai "pelopor besar dan sahabat sejati," hingga Judas Priest yang menyatakan hati mereka hancur atas kepergian sang legenda, suara-suara duka mengalir dari seluruh penjuru dunia. Bahkan Robert Plant, mantan vokalis Led Zeppelin, menuliskan perpisahan emosional di media sosial:

"Selamat jalan, Ozzy… perjalananmu luar biasa. Engkau benar-benar telah mengubah planet rock."

Tidak hanya para musisi, aktor dan ikon budaya pop juga memberikan penghormatan. Jason Momoa, yang memandu konser terakhir Ozzy, menulis singkat namun dalam, "Love you, Ozzy. Aloha untuk Sharon dan seluruh keluarga. Sangat bersyukur bisa mengenalmu."

Ozzy Osbourne bukan hanya musisi. Ia adalah gerakan, suara, dan semangat dari generasi yang haus kebebasan dan perlawanan. Sepanjang kariernya, baik bersama Black Sabbath maupun dalam karier solo, Ozzy telah menjual lebih dari 100 juta rekaman dan meraih dua kali kehormatan masuk Rock and Roll Hall of Fame, pertama sebagai personel Sabbath, lalu sebagai solois.

Dikenal dengan gaya panggung yang eksentrik, suara serak khasnya, hingga kehidupan pribadinya yang penuh lika-liku, Ozzy telah menjelma menjadi ikon yang tak tergantikan. Dari "Crazy Train," "Iron Man," hingga "Mama, I'm Coming Home," setiap lagunya adalah sejarah - dan setiap aksi panggungnya adalah cerita legendaris.