Niat Membantu Cristiano Ronaldo, Jemari Sang Kakak Malah Bikin Portugal Tambah Jelek!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lagi seru-serunya Piala Dunia 2026, salah satu tim dari negara Portugal malah kedapatan adu drama nih, Gen.
Yap, setelah laga Portugal melawan Kongo pada tanggal 18 Juni silam, para netizen dan permain masih menyisakan dendamnya. Namun, bukan dendam terhadap tim lawannya, melainkan dengan internalnya sendiri.
Cristiano Ronaldo, striker utama dari Portugal disebut-sebut sebagai biang permasalahan. Selain karena performa dirinya yang dinilai sangatlah kurang, saudara kandungnya yakni Katia Aveiro, dinilai sangat provokatif dan berpotensi menimbulkan keretakan di dalam internal tim Portugal itu sendiri.
Awalnya, Katia terus menerus memberikan kritik terhadap Portugal akibat hanya bisa seimbang melawan Kongo. Setelah itu, jemari Katia terus menerus memberikan respons berbau kritik terhadap postingan yang mengangkat tentang pertandingan tersebut.
Menurut dirinya, performa dari sang kakak otomatis tidak dapat disimpulkan menjadi suatu kesalahan. Ia bersikeras menganggap bahwa banyak pemain di dalam Portugal yang mesti disalahkan atas keaadan ini, bukan hanya figur sang kakak.
Bukannya mendapatkan pembelaan, komentar tersebut justru membuat keadaan tim jadi lebih parah. Mantan striker timnas Inggris, Gabriel Agbonlahor, turut memberikan komentar. Menurutnya, apa yang diketik oleh kakak Ronaldo dapat mengakibatkan keharmonisan squad Portugal.
"Saya tidak suka itu. Menurut saya itu komentar yang toksik, dan saya yakin Ronaldo sendiri tidak menginginkannya. Bruno Fernandes adalah pemain top. Masalah Portugal bukan hanya soal satu pemain," ujar Agbonlahor dalam acar talkSPORT Breakfast.
Konflik drama ini makin memanas ketika Katia kedapatan menyukai postingan yang berbau kritikan terhadap pemain Portugal lainnya, Bruno Fernandes.
Di lain sisi, tekanan Cristiano Ronaldo makin meningkat jika kita melihat performa sang rival, yaitu Lionel Messi yang mendapatkan hattrick di laga pertamanya. Tim resmi dan pelatih belum memberikan statement apa-apa terkati masalah ini.
Publik turut menilai bahwa permasalahan ini jika tidak diselesaikan akan membuat performa tim makin ancur, terutama untuk para fans Ronaldo.