Benarkah Skuad Portugal Mulai Gerah dengan Cristiano Ronaldo?

Genvoice.id | 23 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Hasil imbang 1-1 yang diraih tim nasional Portugal saat menghadapi Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 langsung berbuntut panjang.

Sorotan tajam tidak hanya tertuju pada papan skor, melainkan pada performa sang kapten, Cristiano Ronaldo. Striker berusia 41 tahun tersebut dinilai tampil melempem setelah menyudahi pertandingan tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang lawan.

Mandulnya performa sang megabintang memicu riak spekulasi di luar lapangan. Mantan pemain timnas Jerman yang kini aktif menjadi pengamat sepak bola, Christoph Kramer, melemparkan pandangan kontroversial.

Ia menduga bahwa atmosfer internal skuad Seleccao das Quinas sedang tidak baik-baik saja. Kramer berspekulasi bahwa sebagian besar penggawa Portugal sebenarnya diam-diam merasa lebih nyaman dan lebih suka bertanding apabila tidak ada Ronaldo di atas lapangan.

Kritik terhadap kehadiran CR7 di lini depan juga datang bertubi-tubi dari para legenda dan pakar sepak bola dunia lainnya. Thierry Henry secara blak-blakan menyebut Ronaldo egois, sementara Kevin-Prince Boateng menilai kolektivitas permainan Portugal akan jauh lebih hidup tanpa kehadiran sang veteran.

Mantan juru taktik kawakan, Christian Streich, bahkan menyarankan pelatih Roberto Martinez untuk berani mengambil langkah taktis dengan mencadangkan sang kapten.

Tensi di jagat maya semakin memanas setelah beredarnya sebuah tangkapan layar komentar Instagram yang mengatasnamakan Madalena Aragao, pacar dari rekan setim Ronaldo, Joao Neves. Dalam gambar yang viral tersebut, Aragao seolah-olah menyerang Ronaldo dengan menyebutnya sebagai figur yang "keras kepala" dan meminta publik mendesak agar Ronaldo segera mundur.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, unggahan emosional tersebut dipastikan sebagai hoaks atau postingan palsu yang sengaja dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.

Menanggapi gelombang rumor perpecahan tersebut, internal timnas Portugal langsung merapatkan barisan. Cristiano Ronaldo mencoba meredam isu miring lewat unggahan foto latihan di akun Instagram pribadinya dengan menyematkan pesan singkat sarat makna: "Siempre Unidos" (Selalu Bersatu).

Langkah sang kapten dipertegas oleh bek kanan Diogo Dalot. Pemain Manchester United tersebut menegaskan kepada media bahwa seluruh penggawa Portugal tetap solid, tidak tergoyahkan oleh opini luar, dan berada di satu perahu yang sama dalam mengarungi turnamen.

Pelatih kepala Roberto Martinez pun menutup spekulasi dengan menyatakan pembelaannya, di mana ia menegaskan bahwa Portugal akan selalu membutuhkan kehadiran dan insting gol seorang Cristiano Ronaldo di setiap pertandingan.