Bikin Bangga! Annisa Anastasia Ayu Raih Juara 3 di Voice of Turan 2025, Tampil Memukau dengan Lagu dan Busana Adat Bugis
JAKARTA, GENVOICE.ID - Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional! Dalam ajang kompetisi menyanyi Voice of Turan 2025 yang digelar di Turkestan, Kazakhstan pada 20-21 Juni, wakil Indonesia Annisa Anastasia Ayu sukses meraih peringkat ketiga, bersaing dengan peserta dari 17 negara dan 4 benua.
Dilansir dari Antara, tak hanya mengandalkan kualitas vokal, Annisa tampil total dengan membawakan lagu dalam dua bahasa, Indonesia dan Kazakhstan, yang berhasil memukau para juri internasional. Ia juga mengenakan busana adat Bugis dari Sulawesi Selatan, membawa misi budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia kepada dunia.
"Kami sangat bangga atas prestasi Annisa. Ini adalah bukti kolaborasi luar biasa antara KBRI Astana dan Purwa Caraka Music Studio dalam menjalankan misi diplomasi budaya dan memperkenalkan Indonesia di Kazakhstan," ujar Duta Besar RI untuk Kazakhstan Dr. Fadjroel Rachman.
Ajang Voice of Turan diselenggarakan oleh Akimat (Pemerintah Daerah) wilayah Turkestan dan menjadi ajang tahunan yang prestisius di kawasan Asia Tengah. Dalam edisi keenam ini, Indonesia merupakan satu-satunya wakil dari Asia Tenggara, membuat pencapaian Annisa semakin membanggakan.
Annisa sendiri merupakan siswi dari Purwa Caraka Music Studio, lembaga pelatihan musik ternama di Indonesia. Menurut pendirinya, Purwa Tjaraka, ini bukan kali pertama pihaknya mengirimkan perwakilan dalam festival Voice of Turan.
"Kami akan terus berpartisipasi di ajang ini karena sangat bermanfaat dalam memberi pengalaman internasional dan membuka jaringan global bagi anak-anak Indonesia," ungkap Purwa.
Bagi Annisa, kompetisi ini bukan hanya tentang prestasi, tapi juga tentang persahabatan dan pertukaran budaya antarbangsa.
"Festival ini bukan hanya tempat berkompetisi, tapi juga tempat mencari teman baru dan memahami budaya dari berbagai negara," ujar Annisa dengan penuh semangat.
KBRI Astana juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung talenta muda Indonesia dalam ajang budaya global. "Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat citra positif Indonesia melalui diplomasi budaya," tutup Dubes Fadjroel.