Tembus Pasar Korea, Film "Jumbo" Bertahan Sebulan di Bioskop dan Cetak Rekor Baru

Genvoice.id | 23 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film animasi Indonesia "Jumbo" mencatat pencapaian impresif dengan mampu bertahan di bioskop Korea Selatan selama satu bulan penuh. Sejak tayang perdana pada 18 Februari 2026, film garapan Ryan Adriandhy ini berhasil menarik perhatian puluhan ribu penonton.

Berdasarkan data dari Dewan Perfilman Korea, "Jumbo" mengumpulkan 52.546 penonton dalam 30 hari penayangan. Film ini bahkan masih bertahan hingga 20 Maret 2026, meski jumlah layar dan penonton harian terus menurun.

Pada hari ke-30, "Jumbo" hanya ditayangkan di empat layar dengan penjualan empat tiket dalam sehari. Meski begitu, keberlanjutan penayangannya dinilai sebagai pencapaian tersendiri bagi film animasi asal Indonesia di pasar internasional.

Di awal penayangan, "Jumbo" sempat mengejutkan dengan menembus posisi enam dan tujuh dalam box office harian. Bahkan pada klasemen bulanan Februari 2026, film ini berhasil menempati peringkat ke-15 dengan total 49.753 tiket, bersaing dengan film animasi global seperti "Zootopia 2".

Secara keseluruhan, "Jumbo" kini berada di posisi ke-33 dalam daftar film terlaris di Korea Selatan, bersaing dengan judul lain seperti "Hamnet" dan "Even If This Love Disappears from the World Tonight".

Tak hanya di luar negeri, performa "Jumbo" di dalam negeri juga tak kalah gemilang. Film ini mencatat lebih dari 10 juta penonton dan menempati posisi sebagai film Indonesia terlaris kedua sepanjang masa, tepat di bawah "Agak Laen: Menyala Pantiku!".

"Jumbo" mengisahkan petualangan seorang anak bernama Don yang berusaha menghidupkan kembali buku dongeng peninggalan orang tuanya. Bersama sang nenek dan dua sahabatnya, ia terlibat dalam perjalanan penuh keajaiban setelah bertemu sosok misterius dari dunia lain.

Keberhasilan ini memperlihatkan bahwa film animasi Indonesia mulai mendapat tempat di pasar global, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi karya lokal untuk bersaing di industri perfilman internasional.