Brigadir Fajar Permana Gugur Usai Amankan Mudik Lebaran 2026, Diduga Kelelahan Saat Bertugas
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka datang dari jajaran Polda Metro Jaya. Salah satu personel Direktorat Lalu Lintas, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia setelah menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyampaikan bahwa almarhum diduga mengalami kelelahan fisik yang berujung pada penurunan kondisi kesehatan. Fajar sebelumnya bertugas secara intens di lapangan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik.
Menurut Budi, Brigadir Fajar mengembuskan napas terakhir setelah menjalankan tugas dalam durasi panjang di sejumlah titik pelayanan. Kondisi fisik yang menurun drastis diduga dipicu oleh beban kerja yang tinggi selama masa pengamanan.
Polda Metro Jaya menyatakan kehilangan atas sosok Bhayangkara muda yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas negara. Institusi kepolisian juga memastikan akan memberikan penghormatan terakhir serta memenuhi seluruh hak almarhum, termasuk santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini turut menjadi perhatian serius pimpinan kepolisian. Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, telah menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi fisik personel di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan, guna memastikan anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya intensitas tugas selama arus mudik dan balik Lebaran.
Diketahui, pengamanan mudik tahun ini dilakukan melalui Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret. Operasi tersebut melibatkan ratusan ribu personel yang disebar di berbagai titik strategis, mulai dari jalur lalu lintas hingga lokasi wisata.
Kehilangan Brigadir Fajar menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama di momen penting seperti arus mudik Lebaran.