Libur Sekolah di Bulan Ramadan Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkapnya

Genvoice.id | 23 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Libur sekolah selama Ramadan hingga Lebaran 2026 menjadi salah satu momen yang paling dinantikan siswa dan orang tua. Tahun ini, masa libur terasa cukup panjang karena adanya kombinasi pembelajaran mandiri di rumah, libur nasional, serta cuti bersama Idulfitri 1447 H.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri yang melibatkan Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri. Aturan tersebut menegaskan bahwa kegiatan belajar tetap berjalan selama Ramadan, tetapi sebagian dilakukan secara fleksibel dari rumah. Sementara itu, jadwal libur resmi mengikuti ketentuan libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.

Pada Februari 2026, siswa mulai merasakan ritme libur sejak pertengahan bulan. Libur akhir pekan berlangsung pada 14-15 Februari, diikuti libur nasional Tahun Baru Imlek pada 16 Februari dan cuti bersama pada 17 Februari. Setelah itu, pembelajaran mandiri di rumah berlangsung pada 18-21 Februari, lalu kembali diselingi akhir pekan pada 22 Februari dan 28 Februari.

Memasuki Maret 2026, rangkaian libur semakin terasa. Selain libur akhir pekan rutin, sekolah mulai memasuki masa libur panjang menjelang Idulfitri. Pada 16-17 Maret, sejumlah satuan pendidikan sudah mulai libur bersama Idulfitri. Libur kemudian berlanjut dengan cuti bersama Nyepi dan Idulfitri pada 18 Maret, disusul libur nasional Hari Suci Nyepi pada 19 Maret.

Rangkaian cuti bersama Idulfitri berlanjut pada 20 Maret, lalu libur nasional Idulfitri pada 21-22 Maret. Setelah itu, periode 23-28 Maret diisi cuti bersama dan libur Lebaran, sebelum ditutup libur akhir pekan pada 29 Maret. Siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah pada Senin, 30 Maret 2026.

Jika dihitung secara keseluruhan, total masa libur bisa berbeda tergantung sistem sekolah. Untuk sekolah dengan sistem lima hari belajar (Senin-Jumat), total libur selama Ramadan bisa mencapai sekitar 24 hari. Sementara sekolah dengan sistem enam hari belajar memiliki durasi libur sekitar 21 hari.

Di awal Ramadan, pembelajaran tetap berlangsung dalam bentuk tugas mandiri dari rumah, khususnya pada 18-21 Februari. Kegiatan belajar tatap muka kemudian berjalan kembali hingga pertengahan Maret sebelum memasuki libur Lebaran.

Dengan jadwal ini, siswa dan keluarga memiliki waktu yang cukup panjang untuk beristirahat maupun merencanakan aktivitas bersama. Meski demikian, proses belajar tetap berjalan secara fleksibel sesuai kebijakan pemerintah, sehingga keseimbangan antara pendidikan dan waktu libur tetap terjaga.