Jalur Langit Transjakarta Tersendat, Perjalanan 7 Menit Makin Lama hingga 39 Menit

Genvoice.id | 23 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID- Kemacetan kembali menghantam layanan Transjakarta Koridor 13 yang dikenal sebagai jalur langit. Pada Senin pagi (23/2), operasional bus mengalami keterlambatan signifikan hingga membuat waktu perjalanan membengkak berkali-kali lipat. Situasi ini memicu antrean panjang penumpang di sejumlah halte dan mengganggu mobilitas warga yang berangkat kerja.

Perjalanan Singkat Berubah Jadi Hampir 40 Menit

Layanan Koridor 13 mengalami gangguan serius akibat kepadatan lalu lintas di beberapa titik krusial. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memaparkan bahwa situasi ini berefek langsung pada beberapa rute sekaligus.

Pihak manajemen Transjakarta menyebut kemacetan di area Puri Beta 2 serta kolong JORR menjadi faktor utama tersendatnya laju bus di jalur tersebut.

Dampaknya sangat terasa bagi penumpang. Rute dari Puri Beta 2 menuju Petukangan yang biasanya ditempuh sekitar 7 menit, pada jam sibuk Senin pagi justru melonjak drastis hingga mencapai 39 menit.

"Karena kepadatan kendaraan di puri beta 2 dan sekitar kolong jorr, layanan Koridor 13 (13, 13B, L13E, dan Jak 107) mengalami keterlambatan yang signifikan," ungkap Ayu, Senin (23/2).

Lonjakan waktu tempuh ini membuat banyak komuter terlambat tiba di tujuan, terutama pekerja yang mengejar jam masuk kantor.

"Hal ini mengakibatkan waktu tempuh perjalanan dari Puri Beta 2 menuju Petukangan yang biasanya hanya 7 menit, saat ini meningkat drastis hingga mencapai 39 menit, di jam sibuk senin pagi," sambungnya.

Antrean Penumpang Mengular di Halte

Tidak menentunya jeda kedatangan bus (headway) ikut memperparah situasi. Banyak halte di sepanjang Koridor 13 dipenuhi penumpang yang menunggu lebih lama dari biasanya.

Manajemen Transjakarta mengakui kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi pada pagi hari tersebut.

Penumpukan penumpang terutama terlihat di titik-titik padat yang menjadi simpul naik turun pengguna.

Penumpang Diminta Pantau Informasi Resmi

Sebagai langkah antisipasi, pihak Transjakarta mengimbau pelanggan untuk rutin memantau pembaruan layanan melalui aplikasi resmi TJ: Transjakarta maupun kanal media sosial.

Dengan memantau informasi real-time, penumpang diharapkan dapat menyiapkan rute alternatif atau menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terjebak keterlambatan panjang.

Imbauan ini penting terutama pada jam sibuk ketika potensi kepadatan meningkat.