Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan, Terungkap Alasan Sang Megabintang Al Nassr Rela Tahan Lapar Dan Haus Bareng Rekan Tim!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola internasional yang pastinya bakal bikin kalian geleng-geleng kepala sekaligus kagum. Sang mega bintang sekaligus legenda hidup sepak bola, Cristiano Ronaldo, ternyata punya sisi lain yang jarang diketahui publik sejak dirinya memutuskan untuk berkarier di tanah Arab. Menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di dunia tidak lantas membuat CR7 menutup mata terhadap kebiasaan dan budaya lokal tempatnya bernaung saat ini.
Justru sebaliknya, pemain yang dikenal dengan kedisiplinan tingkat dewa ini menunjukkan kelasnya sebagai sosok yang punya rasa hormat sangat tinggi terhadap rekan-rekan setimnya di Al Nassr. Banyak yang menyangka kalau Ronaldo hanya akan fokus pada urusan teknis di lapangan hijau, tapi nyatanya ia melangkah lebih jauh dengan mencoba merasakan langsung apa yang dijalani umat Muslim selama bulan suci. Fenomena ini tentu saja memicu beragam reaksi positif, mengingat Ronaldo adalah sosok ikonik yang gerak-geriknya selalu dipantau oleh jutaan mata di seluruh dunia.
Membayangkan seorang atlet dengan intensitas latihan setinggi Ronaldo berani mencoba pengalaman baru yang cukup menantang secara fisik ini tentu menjadi cerita yang sangat inspiratif. Penasaran nggak sih, gimana cerita lengkapnya dan apa yang sebenernya dirasain Ronaldo saat mencoba berpuasa di tengah panasnya cuaca Arab Saudi? Yuk, kita bedah cerita seru yang bikin heboh jagat maya ini, nih Gen.
Kisah menarik ini pertama kali mencuat lewat pengakuan salah satu mantan pemain Al Nassr, Shaye Sharahili, yang sekarang memperkuat Al Faisaly. Dalam sebuah obrolan di podcast Thmanyah Sports, Sharahili membagikan info valid yang ia dapatkan langsung dari temannya yang masih bermain bareng Ronaldo di Al Nassr. Ternyata, pada Ramadan tahun lalu, peraih lima trofi Ballon d'Or itu nggak cuma sekadar menonton, tapi benar-benar terjun langsung mengikuti ritual puasa.
Solidaritas Dan Toleransi Tingkat Tinggi CR7
Ronaldo dikabarkan meluangkan waktu selama dua hari untuk menjalani puasa penuh layaknya seorang muslim. Hal ini ia lakukan bukan tanpa alasan, melainkan karena ingin memiliki pemahaman yang lebih dalam mengenai beban fisik dan mental yang dialami kawan-kawannya. Sharahili menyampaikan:
"Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain muslim Al Nassr selama Ramadan," kata Sharahili.
Nggak cuma itu, motivasi di balik aksinya ini juga sangat menyentuh. Ia ingin mendapatkan perspektif baru tentang perjuangan orang-orang di sekitarnya. Masih mengutip pernyataan Sharahili:
"Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat muslim selama berpuasa," ucap pemain berposisi gelandang tersebut dari kisah rekannya di Al Nassr.
Tantangan Pola Latihan Malam Hari
Selain mencoba berpuasa, Ronaldo awalnya juga sempat dibuat kaget dengan perubahan drastis jadwal latihan tim selama bulan Ramadan. Di Arab Saudi, semua klub sepak bola bakal memindah jam latihan yang biasanya sore hari menjadi malam hari. Strategi ini diambil untuk menghindari sengatan matahari yang ekstrim dan mencegah pemain mengalami dehidrasi parah.
Bagi pemain yang sangat teratur jadwalnya seperti Ronaldo, perubahan ini jelas jadi tantangan besar. Bayangkan, pola tidur dan jam biologisnya harus diatur ulang total demi menyesuaikan diri dengan tradisi setempat. Namun, mentalitas juara yang ia miliki membuatnya cepat beradaptasi. Ia selalu punya cara untuk tetap berada di level performa terbaik meski situasinya berbeda dari liga-liga Eropa yang pernah ia singgahi. Aksi Ronaldo ini jadi bukti kalau rasa hormat terhadap kultur dan budaya adalah hal yang sangat penting dalam dunia profesional, bahkan untuk sekelas pemain terbaik dunia sekalipun.