Cedera Pemain Arsenal Jelang Derbi: Krisis Bek Jelang Lawan Tottenham Makin Parah!

Genvoice.id | 22 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, jelang laga yang selalu panas tiap musimnya, Arsenal malah kena masalah besar. Bukan cuma soal persaingan puncak klasemen, tapi skuad Mikel Arteta sekarang lagi kekurangan stok bek utama. Menjelang Derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur di Stadion Emirates pada Minggu (23/11), kondisi tim justru bikin banyak fans cemas. Dua pemain penting di lini belakang, Gabriel Magalhaes dan Riccardo Calafiori, sama-sama belum bisa dipastikan tampil.

Kabar kurang menyenangkan ini dikonfirmasi langsung oleh Mikel Arteta. "Gabriel akan absen beberapa pekan. Calafiori belum latihan bersama tim, tapi kami akan melihat kondisinya pada sesi terakhir," ucapnya melalui laman resmi klub. Situasi ini bikin Arsenal harus putar otak karena Gabriel sebenarnya jadi sosok sentral dalam pertahanan mereka sepanjang musim.

Gabriel sendiri mengalami cedera saat bertugas bersama Timnas Brasil pada pertandingan melawan Senegal (15/11). Meski Brasil menang 2-0, bek berusia 27 tahun itu harus ditarik keluar di menit ke-64 dan dipastikan membutuhkan waktu pemulihan. Arteta menyebut absennya Gabriel jadi kerugian besar, tapi tetap optimistis bahwa skuad Arsenal bisa mengatasi situasi sulit ini. "Namun kami punya pemain berkualitas untuk mengisi kekosongan itu," tegasnya.

Untuk menambal bagian belakang, Arteta sudah menyiapkan dua pemain anyar yang baru bergabung pada 2025: Cristhian Mosquera dan Piero Hincapie. Mosquera, yang diangkut dari Valencia, mencatat 12 laga dan delapan cleansheet sejauh ini. Sementara itu, Hincapie sudah mengemas lima pertandingan dan perlahan mulai nyetel dalam sistem permainan Arsenal.

Masalah Arsenal ternyata tidak berhenti di sektor pertahanan saja. Ada sejumlah pemain penting lain yang kondisinya juga belum stabil setelah jeda internasional. Martin Odegaard, Noni Madueke, Kai Havertz, Gabriel Martinelli, sampai Viktor Gyokeres masih dalam kategori meragukan. Arteta menegaskan akan menunggu perkembangan terakhir sebelum memutuskan siapa yang benar-benar siap turun. "Kami akan menunggu hingga momen terakhir," katanya.

Kondisi ini datang di saat atmosfer persaingan papan atas makin memanas. Arsenal sedang memimpin klasemen Liga Inggris 2025/2026 dengan 26 poin dari 11 pertandingan. Jika menang atas Tottenham, jarak mereka dari Manchester City yang berada di posisi kedua (22 poin dari 10 laga) bisa makin jauh. Di sisi lain, Tottenham berada di posisi lima dengan 18 poin dan punya ambisi besar buat menembus tiga besar jika berhasil mencuri kemenangan dari Emirates.

Melihat situasinya, Derbi London Utara kali ini bukan cuma soal gengsi dua rival sekota, tapi juga pertarungan siapa yang bisa bertahan dengan skuad paling siap. Kalau Arsenal kembali menang, itu bakal jadi kemenangan keempat mereka secara beruntun melawan Spurs di Liga Inggris.

Pertanyaannya, Gen: apakah The Gunners bisa bertahan tanpa pilar utama mereka, atau justru Tottenham yang bakal memanfaatkan krisis ini?