10 Poin Penting dari Sidang Kabinet Prabowo: Karhutla, B50, Persatuan hingga MSCI
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Sidang tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi dua tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi kerja jajaran Kabinet Merah Putih sekaligus mengingatkan pentingnya kekompakan dalam menjalankan pemerintahan. Ia juga membahas berbagai persoalan strategis, mulai dari penyelundupan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), persatuan nasional, hingga kemandirian energi.
Berikut 10 pernyataan penting Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna.
1. Apresiasi Kinerja dan Kekompakan Kabinet
Prabowo mengawali sidang dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih. Ia mengapresiasi kerja para menteri, wakil menteri, dan pejabat terkait selama dua tahun pertama pemerintahan.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan saya kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih."
Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam menjalankan pemerintahan. Namun, pernyataannya sempat menarik perhatian setelah ia salah ucap ketika hendak menyebut kata "kekompakan".
"Saya ingin ucapkan terima kasih atas kokopan, kekompakan teamwork yang saudara-saudara tunjukkan selama dua tahun ini."
Ia kemudian melanjutkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada kemampuan seluruh anggota untuk bekerja bersama.
2. Kekayaan Indonesia Disebut Dikuras lewat Penyelundupan
Prabowo juga menyoroti persoalan penyelundupan yang dinilai merugikan negara. Menurutnya, praktik tersebut membuat kekayaan Indonesia tidak sepenuhnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
"Bangsa kita ditipu, rakyat kita ditipu, pemerintah kita ditipu."
Ia menyebut penyelundupan tidak hanya berkaitan dengan barang ilegal yang masuk ke Indonesia, tetapi juga keluarnya sumber daya alam secara ilegal. Beberapa komoditas yang disebut antara lain timah, batu bara, kayu, dan bahan bakar minyak atau BBM.
Prabowo meminta pemerintah terus berupaya menyelamatkan kekayaan alam dan sumber daya nasional dari praktik ilegal.
"Kita harus menyelamatkan kekayaan kita, kita harus menyelamatkan alam kita, sumber alam kita itu ibarat darah kita."
3. Prabowo Sebut Karhutla sebagai Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Persoalan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla juga menjadi perhatian Prabowo dalam sidang kabinet. Ia menilai karhutla yang terjadi akibat kesengajaan manusia dapat membahayakan kesehatan masyarakat dalam jumlah besar.
"Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita."
Prabowo menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan apabila perusahaan terbukti melakukan pelanggaran. Ia bahkan menyatakan izin perusahaan yang terbukti melanggar aturan dapat dicabut.
"Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar."
4. Perusahaan Pelanggar Terancam Dicabut Izinnya
Prabowo meminta penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. Pemerintah juga diminta menelusuri pihak yang berada di balik terjadinya kebakaran, khususnya apabila terdapat dugaan pelanggaran oleh perusahaan.
Ia menegaskan aparat penegak hukum dan kementerian terkait harus bertindak berdasarkan bukti. Perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan lingkungan akan menghadapi tindakan tegas dari pemerintah.
5. Kritik Boleh, Persatuan Nasional Tetap Dijaga
Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional. Menurutnya, perbedaan pendapat dan kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang tetap harus dihargai.
"Perbedaan bagus. Kompetisi perlu. Saling kritik, saling koreksi, perlu. Tapi di ujungnya, kita harus menjaga persatuan."
Prabowo menilai masyarakat tetap memiliki ruang untuk mengkritik dan mengoreksi pemerintah. Namun, proses tersebut diharapkan tidak menghilangkan semangat untuk menjaga persatuan dan kepentingan nasional.
6. Menteri dan Pejabat Diminta Rutin Cek Kesehatan
Prabowo juga mengingatkan para pejabat pemerintah untuk memperhatikan kondisi kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa dalam dua tahun pertama pemerintahan, sudah ada anggota kabinet yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Ia kemudian meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengoordinasikan pemeriksaan kesehatan yang lebih menyeluruh bagi para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.
"Saya minta Menteri Kesehatan ya, coba menteri-menteri, wakil menteri, kepala badan mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi ya."
Prabowo menggunakan analogi pertandingan sepak bola untuk menggambarkan perjalanan pemerintahan yang masih memiliki sejumlah babak. Karena itu, ia meminta jajaran pemerintah menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
7. Kejar B50 dan E50 agar Tak Lagi Impor BBM
Kemandirian energi menjadi salah satu agenda yang disampaikan Prabowo. Ia menilai Indonesia memiliki berbagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan bahan bakar dari luar negeri.
Prabowo menyebut Indonesia memiliki batu bara, energi panas bumi, serta sumber bahan bakar nabati yang dapat dikembangkan. Pemerintah saat ini telah mencapai B50 dan akan melanjutkan pengembangan bahan bakar etanol menuju E50.
"Kita sudah mencapai B50, dan kita sekarang akan berjuang untuk etanol menjadi E50."
Prabowo berharap target tersebut dapat membantu Indonesia mengurangi bahkan menghentikan ketergantungan terhadap impor BBM.
"Pada saat kita E50 dan B50, kita insyaallah tidak perlu impor BBM lagi dari luar."
8. Politik Luar Negeri Disebut Melanjutkan Garis Jokowi
Dalam bidang politik luar negeri, Prabowo mengatakan pemerintahannya tetap mengedepankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga. Ia menyebut prinsip tersebut telah dipegang sejak dirinya masih menjadi Menteri Pertahanan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Saya mengikuti juga garis politik Pak Joko Widodo pada saat itu, kita ingin punya hubungan baik dengan semua tetangga kita."
Menurut Prabowo, hubungan baik dengan negara-negara di kawasan diperlukan untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus menghadapi dinamika geopolitik dan ekonomi global.
9. Prabowo Bangga dengan Dua Tahun Pemerintahan
Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya terhadap perjalanan dua tahun pemerintahan bersama Gibran. Ia menyatakan apresiasi terhadap kerja jajaran pemerintah dalam menjalankan berbagai program.
"Saya bangga menjadi pemimpinmu, saya bangga menjadi Presidenmu!"
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Prabowo berbicara mengenai perjalanan pemerintahannya selama dua tahun pertama. Ia menilai masih banyak pekerjaan yang harus dilanjutkan pada periode berikutnya.
10. Prabowo Tegaskan Tak Gentar Hadapi MSCI
Persoalan pasar keuangan dan MSCI juga masuk dalam pidato Prabowo. Ia menegaskan Indonesia tidak akan gentar menghadapi berbagai tekanan dari pihak luar.
"Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun, dan tidak akan gentar."
Prabowo menilai dinamika pasar keuangan global tidak boleh membuat Indonesia kehilangan kepercayaan diri dalam menjaga kepentingan dan kedaulatan ekonomi nasional.
Dalam sidang kabinet tersebut, ia juga menekankan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah harus dijawab dengan kerja sama dan keberanian mengambil keputusan. Pemerintah, menurutnya, perlu tetap fokus menjalankan agenda nasional di tengah berbagai tekanan dan perubahan situasi global.