Isu Christian Horner ke Ferrari, Presiden Ferrari: Kami Percaya Penuh kepada Fred Vasseur

Genvoice.id | 22 Oct 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Isu panas tengah beredar di dunia Formula 1. Christian Horner, mantan bos Red Bull Racing, dikabarkan akan bergabung dengan Scuderia Ferrari untuk menggantikan Frederic Vasseur sebagai pimpinan tim. Namun, rumor itu langsung dibantah oleh Presiden Ferrari, John Elkann, yang menegaskan dukungan penuh terhadap Vasseur.

Kabar mengenai kepindahan Horner mencuat setelah ia resmi meninggalkan Red Bull pada pertengahan tahun 2025. Dengan reputasinya sebagai salah satu manajer paling sukses di F1, Horner dianggap sebagai sosok ideal untuk membawa Ferrari kembali bersaing di papan atas. Di sisi lain, performa Ferrari musim ini belum sesuai ekspektasi meski telah diperkuat dua pembalap papan atas, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc

Spekulasi tersebut berkembang cepat di media, memunculkan pertanyaan mengenai masa depan Vasseur di Maranello. Namun, John Elkann segera menepis isu itu tersebut.

"Saya ingin menyampaikan keyakinan penuh kami kepada Kepala Tim kami, Fred Vasseur, dan atas pekerjaan yang ia lakukan bersama seluruh kolega kami di Scuderia Ferrari," ujar Elkann seperti yang dikutip dari Motorsport, Rabu (22/10).

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa manajemen Ferrari masih solid dan tidak berencana melakukan pergantian pimpinan dalam waktu dekat. Elkann menambahkan bahwa Vasseur telah menjalankan strategi pembangunan tim secara bertahap dan hasilnya mulai terlihat meskipun belum sepenuhnya sesuai harapan publik.

Fred Vasseur sendiri menanggapi rumor tersebut dengan tenang. Ia menganggap spekulasi seperti ini hal yang biasa terjadi di dunia Formula 1.

"Pernyataan dari presiden adalah bentuk dukungan kepada seluruh tim. Pesannya lebih ditujukan untuk pihak luar agar kami bisa fokus bekerja tanpa gangguan isu," ungkap Vasseur.

Fred Vasseur sendiri sejatinya sudah terikat kontrak baru beberapa bulan yang lalu dengan durasi sampai 2027. Meski ada banyak pihak yang menilai kalau performa Ferrari pada 2026 akan jadi penentuan masa depannya di tim tersebut.