Demon Slayer: Infinity Castle Jadi Film Anime Terlaris Sepanjang Masa

Genvoice.id | 22 Sep 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Gen, ada kabar menarik datang dari dunia anime. Demon Slayer: Infinity Castle kini memegang gelar sebagai film anime dengan pendapatan tertinggi di dunia. Film ini berhasil menyalip banyak pengisi daftar sebelumnya, dan membukukan rekor baru baik di Jepang maupun pasar internasional.

Sejak penayangan perdananya pada 18 Juli 2025 di Jepang, Infinity Castle langsung memecahkan rekor. Pada hari pertama, film ini meraup ¥1,64 miliar atau sekitar Rp180-200 miliar dari tiket terjual sekitar 1,15 juta.

Di hari kedua dan ketiga, pendapatan meningkat menjadi ¥1,84 miliar dan ¥2,03 miliar. Total dalam tiga hari pertama mencapai ¥5,52 miliar dan penonton sekitar 3,84 juta orang.

Dalam kurun waktu sekitar dua bulan (hingga 15 September 2025), pendapatan domestik mencapai sekitar ¥33-¥33,6 miliar, membuatnya menduduki posisi film Jepang terlaris ke-2 sepanjang masa di Jepang berdasarkan pendapatan, hanya kalah dari Demon Slayer: Mugen Train (2020).

Secara global, Infinity Castle mencatat pendapatan yang sangat besar. Dilaporkan sekitar US$555 juta atau lebih dari itu, dengan ini menjadikannya anime film berpenghasilan paling tinggi di dunia per hari ini.

Tidak hanya angka besar, film ini juga memecahkan rekor di beberapa negara terkait pembukaan box office dan penayangan awal, terutama di Jepang dan di pasar internasional seperti Amerika Serikat dan sebagian Eropa.

Sekedar informasi, Demon Slayer: Infinity Castle mengadaptasi salah satu arc paling klimaks dari manga karya Koyoharu Gotouge. Ceritanya berpusat pada pertempuran akhir Korps Pembasmi Iblis melawan Muzan Kibutsuji, sang raja iblis.

Tanjiro Kamado bersama rekan-rekannya, Nezuko, Zenitsu, Inosuke, serta para Hashira tiba-tiba ditarik ke dalam "Infinity Castle," markas rahasia Muzan yang penuh jebakan dan berlapis ilusi. Di sana, mereka harus menghadapi Pertarungan Hidup-Mati melawan iblis-iblis terkuat, termasuk Upper Rank seperti Akaza, Doma, dan Kokushibo.

Film bagian pertama ini berfokus pada duel emosional antara para Hashira dengan iblis Upper Rank, yang bukan hanya menampilkan aksi spektakuler, tetapi juga menggali latar belakang tragis para karakter. Pertarungan intens di dalam kastil tak berujung ini menjadi panggung menuju konfrontasi terakhir melawan Muzan, yang akan dipecah ke dalam tiga bagian film.