Toto Wolff Buka Suara Soal Masa Depan Valtteri Bottas, Singgung Peluang Gabung Cadillac F1

Genvoice.id | 22 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Toto Wolff mendukung penuh upaya Valtteri Bottas untuk kembali menjadi pebalap utama Formula 1. Sang bos Mercedes itu menilai Bottas masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi, di tengah kabar yang mengaitkannya dengan tim baru, Cadillac, yang akan debut pada musim 2026.

Seperti diketahui, Bottas kehilangan kursi balapnya di akhir 2024 setelah kontraknya bersama Kick Sauber tidak diperpanjang. Meski demikian, ia tidak sepenuhnya meninggalkan paddock F1. Bottas kembali ke Mercedes-tim yang dibelanya dari 2017 hingga 2021-sebagai pebalap cadangan. Di posisi itu, ia berperan penting dalam pengembangan mobil melalui simulator dan juga hadir mendampingi tim di lintasan.

Kini, dengan Cadillac F1 Team bersiap masuk grid tahun depan, nama Bottas kembali muncul sebagai kandidat kuat. Wolff pun secara terbuka memberi dukungan. "Valtteri sudah lama menjadi bagian dari keluarga Mercedes. Dia tipe pebalap yang, kalau ada pembalap utama tiba-tiba sakit, bisa langsung turun dan tetap tampil cepat. Dia pantas mendapatkan kursi balap penuh. Semoga pintu itu segera terbuka. Watch this space," ujar Wolff.

Bottas sendiri tidak menutup peluang. Dalam sebuah wawancara, ia menyebut proyek Cadillac sangat menarik. Tim asal Amerika Serikat ini mendapat dukungan penuh dari General Motors serta TWG Motorsports, dengan Graeme Lowdon-mantan bos Virgin Racing/Marussia-ditunjuk sebagai pemimpin operasional. "Kalau saya ada di sana, itu akan sangat menarik. Tim ini mulai dari nol, jadi saya bisa punya pengaruh besar dalam arah pengembangan. Ketika hasil bagus datang, itu akan terasa lebih memuaskan," kata Bottas.

Ia juga menambahkan bahwa 2026 bisa menjadi momen yang tepat untuk kembali, mengingat regulasi baru akan berlaku. Menurutnya, perubahan aturan besar kerap membuka peluang bagi tim pendatang baru untuk langsung kompetitif sejak awal.

Selain Bottas, nama lain yang dikaitkan dengan Cadillac adalah Sergio Perez. Pebalap Meksiko itu juga sedang menghadapi masa depan tidak pasti setelah meninggalkan Red Bull. Dengan pengalaman enam kemenangan Grand Prix, Perez dipandang sebagai alternatif realistis jika Cadillac mencari kombinasi antara pengalaman dan kecepatan.

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa yang akan mengisi dua kursi Cadillac, dukungan Wolff kepada Bottas menunjukkan bahwa peluang comeback sang pebalap Finlandia bukan sekadar rumor. Jika benar terealisasi, Bottas berpeluang menjadi figur penting dalam perjalanan tim baru yang ambisius ini.