Dari Pelé hingga Gilberto Mora, Ini Deretan Pemain Termuda di Piala Dunia

Genvoice.id | 22 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Piala Dunia selalu jadi panggung terbesar sepak bola. Tapi bukan cuma milik pemain senior-turnamen ini juga sering jadi tempat lahirnya bintang muda.

Beberapa pemain bahkan sudah merasakan atmosfer Piala Dunia saat masih remaja. Ada yang langsung bersinar, ada juga yang baru berkembang setelahnya.

Dari legenda seperti Pelé sampai wonderkid terbaru Gilberto Mora, berikut kisah para pemain termuda yang pernah tampil di Piala Dunia.

Panggung Besar untuk Usia Belasan

Sejak edisi pertama tahun 1930, sudah ada pemain berusia di bawah 20 tahun yang tampil di Piala Dunia.

Salah satu yang paling awal adalah Carvalho Leite dari Brasil, yang bermain di usia 18 tahun lebih sedikit. Saat itu, langkah ini dianggap berani karena minimnya pengalaman pemain muda.

Namun seiring waktu, kepercayaan terhadap pemain muda justru semakin meningkat.

Pelé, Bukti Usia Bukan Batasan

Nama Pelé jadi contoh paling ikonik.

Saat tampil di Piala Dunia 1958, usianya baru 17 tahun. Tapi performanya luar biasa-mencetak gol penting hingga membawa Brasil juara dunia.

Momen itu bukan cuma menciptakan sejarah, tapi juga membuka jalan bagi pemain muda lain untuk dipercaya tampil di level tertinggi.

Deretan Talenta Muda Lainnya

Selain Pelé, ada beberapa nama lain yang juga tampil di usia sangat muda:

  • Salomon Olembe (Kamerun) - tampil di usia 17 tahun
  • Femi Opabunmi (Nigeria) - salah satu pemain muda yang sempat mencuri perhatian
  • Samuel Eto'o - memulai perjalanan internasionalnya sejak remaja

Mereka membuktikan bahwa pengalaman bisa dibangun bahkan sejak usia sangat muda.

Gilberto Mora, Generasi Baru yang Mencuri Perhatian

Di era modern, nama baru muncul: Gilberto Mora dari Meksiko.

Ia tampil di Piala Dunia 2026 pada usia 17 tahun 240 hari, menjadikannya salah satu pemain termuda dalam sejarah turnamen.

Bahkan, Mora tercatat sebagai pemain termuda di edisi 2026 dan menjadi simbol keberanian tim dalam memberi kesempatan pada generasi muda.

Kehadirannya menunjukkan bahwa tren pemain muda di Piala Dunia masih terus berlanjut.