Tiongkok Keluarkan Peringatan untuk Mahasiswa di Filipina, Klaim Situasi Aman

Genvoice.id | 22 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Tiongkok mengeluarkan peringatan keselamatan bagi warganya yang sedang atau berencana menempuh pendidikan di Filipina. Peringatan ini diumumkan Kementerian Pendidikan Tiongkok pada Jumat (18/7) dan dilansir oleh kantor berita AP News edisi Sabtu (19/7).

Langkah ini diambil setelah muncul laporan mengenai serangkaian insiden kriminal yang disebut-sebut menargetkan mahasiswa asal Tiongkok di Filipina. Meskipun demikian, pemerintah Tiongkok tidak menjelaskan secara rinci bentuk insiden kriminal yang dimaksud, maupun lokasi dan jumlah korban yang terlibat.

Jumlah mahasiswa Tiongkok yang belajar di Filipina saat ini tidak diungkap secara resmi. Namun, menurut laporan South China Morning Post, angka tersebut menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir, dan kini diperkirakan hanya tinggal beberapa ratus orang.

Peringatan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Filipina terkait sengketa wilayah di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Konflik di wilayah maritim yang disengketakan ini telah memicu gesekan diplomatik yang berulang antara kedua negara.

Menanggapi peringatan dari Beijing, Wakil Sekretaris Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina, Claire Castro, menyatakan bahwa Tiongkok memang memiliki hak untuk mengeluarkan imbauan bagi warganya. Namun, ia juga menekankan bahwa kondisi keamanan di Filipina secara umum telah membaik dalam beberapa tahun terakhir.

"Tingkat kriminalitas di Filipina terus menurun, dan aparat penegak hukum merespons cepat setiap laporan kejahatan, termasuk yang melibatkan warga negara asing," ujar Castro.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah Filipina terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi melibatkan kejahatan lintas negara, seperti perjudian daring ilegal. Menurutnya, kejahatan yang sebelumnya banyak melibatkan warga negara Tiongkok, terutama yang berkaitan dengan judi daring, kini telah mengalami penurunan signifikan. Beberapa jaringan kejahatan bahkan berhasil diberantas dari sejumlah wilayah.

Pemerintah Filipina menyatakan tetap berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi seluruh warga asing, termasuk pelajar dan pekerja asal Tiongkok, yang berada di wilayah negaranya.

Meski demikian, peringatan yang dikeluarkan Tiongkok mencerminkan kekhawatiran yang lebih besar di tengah memburuknya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam konteks geopolitik kawasan Asia Tenggara.