Chris Martin Godain Penonton soal Skandal Kiss Cam, CEO Astronomer Mundur Imbas Viral

Genvoice.id | 22 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Chris Martin akhirnya menyinggung secara jenaka insiden viral kiss cam yang sempat bikin heboh dunia maya. Aksi tersebut terjadi saat konser Coldplay di Gillette Stadium, Massachusetts, sebagai bagian dari tur Music of the Spheres World Tour. Saat itu, kamera besar di stadion menyorot sepasang penonton yang tampak sedang mesra.

Namun, begitu menyadari mereka masuk ke layar besar alias Jumbotron, keduanya buru-buru saling menjauh dan menutupi wajah mereka. Momen canggung itu langsung jadi viral dan memicu gelombang meme di berbagai platform media sosial.

Di tengah kehebohan itu, Chris Martin belum pernah memberikan pernyataan resmi. Tapi saat konser berikutnya di Camp Randall Stadium, Madison, Wisconsin, sang vokalis Coldplay tampak memberi isyarat guyonan.

"Kami ingin menyapa sebagian dari kalian di penonton," katanya disambut sorakan fans. "Caranya adalah dengan menggunakan kamera kami dan menampilkan beberapa dari kalian di layar besar."

Lalu, Chris melontarkan candaan: "Kalau belum make-up, sekarang saatnya make-up!"

Candaan tersebut disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para penonton yang tampaknya masih ingat dengan kejadian sebelumnya.

Belakangan, dua sosok dalam video viral itu diketahui adalah Andy Byron, CEO dari perusahaan teknologi Astronomer, dan Kristin Cabot, Chief People Officer di perusahaan yang sama. Hingga kini, keduanya belum memberikan komentar publik atas video tersebut.

Namun, pada Sabtu pagi, juru bicara Astronomer mengumumkan bahwa Andy Byron telah mengundurkan diri. Posisi CEO sementara akan diisi oleh salah satu pendiri perusahaan, Pete DeJoy.

"Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Astronomer berkomitmen terhadap nilai dan budaya yang kami pegang sejak awal. Para pemimpin kami seharusnya menjadi contoh dalam hal perilaku dan tanggung jawab. Sayangnya, standar itu belum terpenuhi baru-baru ini," tulis pernyataan resmi perusahaan.

Meskipun disampaikan dengan candaan oleh Chris Martin, kisah ini menunjukkan bagaimana satu momen singkat bisa berimbas panjang-bahkan sampai mengguncang karier eksekutif teknologi.