Drama 2-2 Lawan Bournemouth! Manchester United Ngamuk ke Wasit, Carrick Sebut Ada Keputusan Aneh

Genvoice.id | 22 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester United harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan AFC Bournemouth di Vitality Stadium dalam lanjutan Premier League, Sabtu (21/3/2026).

Pertandingan berlangsung penuh drama, mulai dari penalti kontroversial, gol bunuh diri, hingga kartu merah. Hasil ini membuat United tetap berada di jalur perebutan tiket Liga Champions, tetapi juga meninggalkan rasa frustrasi karena sejumlah keputusan wasit yang diperdebatkan.

Pelatih interim United, Michael Carrick, secara terbuka mengkritik keputusan wasit setelah pertandingan. Meski begitu, Setan Merah masih menjaga momentum positif dalam persaingan papan atas.

Pertemuan Bournemouth dan Manchester United musim ini kembali menghadirkan duel liar. Setelah sebelumnya bermain imbang 4-4 pada pertemuan pertama, laga kali ini juga berlangsung panas dengan skor akhir 2-2.

Tempo pertandingan naik turun drastis karena banyaknya keputusan penting, termasuk penalti dan kartu merah yang mengubah jalannya laga. United sempat unggul dan terlihat mengendalikan permainan, tetapi situasi berubah setelah beberapa momen kontroversial.

Gol pertama United lahir pada menit ke-61 melalui penalti yang dieksekusi Bruno Fernandes.

Insiden bermula ketika Matheus Cunha dijatuhkan di kotak penalti oleh Alex Jimenez. Wasit Stuart Attwell langsung menunjuk titik putih, dan Fernandes sukses membawa United unggul 1-0.

Namun tak lama kemudian, kontroversi muncul saat Amad Diallo terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Adrian Truffert. Wasit tidak memberi penalti, dan VAR menilai kontak tersebut tidak cukup kuat untuk pelanggaran.

Bournemouth langsung membalas melalui gol Ryan Christie setelah menerima assist dari Truffert.

United kembali unggul lewat gol bunuh diri bek Bournemouth, James Hill, yang gagal mengantisipasi sepak pojok Fernandes.

Namun drama belum selesai. Harry Maguire melakukan pelanggaran di kotak penalti yang berujung penalti sekaligus kartu merah. Setelah tinjauan VAR, keputusan tetap sah dan Junior Kroupi sukses mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2.

Usai pertandingan, Carrick menilai keputusan wasit tidak konsisten, terutama dalam dua insiden penalti.

Ia menilai pelanggaran terhadap Amad sangat mirip dengan situasi yang menghasilkan penalti bagi United sebelumnya. Menurutnya, salah satu dari dua keputusan tersebut seharusnya berbeda karena situasinya hampir identik.

Meski gagal menang, Manchester United masih berada dalam posisi kuat untuk finis di zona Liga Champions.

Di bawah Carrick, tim mampu meraih 24 poin dari 10 laga terakhir di Premier League, sebuah catatan yang cukup impresif di tengah inkonsistensi rival seperti Chelsea, Liverpool, dan Aston Villa.