Niat Membayar Zakat Fitrah dan Doa Lengkap Sesuai Sunnah: Bacaan untuk Diri Sendiri, Istri, dan Keluarga Jelang Idul Fitri
JAKARTA, GENVOICE.ID- Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang harus ditunaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini tidak hanya menjadi penyempurna puasa Ramadan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada fakir miskin agar mereka ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Karena itu, penting bagi setiap muslim memahami bacaan niat membayar zakat fitrah dan doa yang dianjurkan sesuai sunnah agar ibadah yang dilakukan sah dan bernilai pahala.
Pengertian dan Dasar Kewajiban Zakat Fitrah
Zakat fitrah, atau shadaqah al-fithr, adalah zakat yang diwajibkan Allah kepada seluruh muslim tanpa memandang usia maupun jenis kelamin.
Kewajiban ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah di bulan Ramadhan sebesar satu shaa' kurma atau sya'ir bagi setiap muslim, baik yang merdeka maupun budak, laki-laki maupun perempuan." (HR. Jamaah, kecuali Ibnu Majah, dari hadits Ibnu Umar)
Bacaan Niat Zakat Fitrah Sesuai Sunnah
Agar zakat fitrah sah, niat harus dilafalkan dengan tulus. Berikut beberapa bacaan niat yang bisa digunakan.
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala.
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala.
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii ... fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'âlâ."
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii ... fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'âlâ."
5. Niat untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'ala.
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (.....) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (...) fardhan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk... (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'âlâ."
Doa Setelah Membayar Zakat Fitrah
Selain niat, dianjurkan membaca doa berikut saat menunaikan zakat:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Latin: Aajarakallahu fiimaa a'thaita, wa baaraka fiimaa abqaita wa ja'alahu laka thahuuran
Artinya: Semoga Allah memberi pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang kau simpan, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.
Hikmah dan Manfaat Zakat Fitrah
Zakat fitrah memiliki kedudukan penting dalam Islam. Hikmahnya antara lain menyempurnakan ibadah puasa dan membantu fakir miskin agar dapat merayakan Idul Fitri dengan layak.
Ibadah ini juga menjadi sarana membersihkan diri dari kekurangan selama Ramadan sekaligus mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Janin di dalam kandungan yang sudah bernyawa juga termasuk dalam kategori yang wajib dizakati. Ini juga berlaku wajib bagi laki-laki maupun perempuan, termasuk mereka yang memiliki status khuntsa (jenis kelamin ganda), juga bagi orang yang memiliki akal maupun yang tidak (gila).
Zakat fitrah wajib ditunaikan pada Hari Raya Idul Fitri, lebih tepatnya pada tanggal 1 Syawal. Hal ini mengacu pada sabda Rasulullah SAW:
"Cukupkan mereka di hari ini." (HR. Ad-Daruquthny)