Ini Alasan Sadio Mane Gamau jadi Legenda, Kenapa?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Baru-baru ini, nama Sadio Mane sedang menjadi trending di seluruh negala dan dunia sepak bola internasional. Bukan karena menjadi top skor atau melakukan tendangan salto dari tengah lapangan, tetapi lewat kewibawaan dan kebijaksanaan dirinya lah yang membuat nama ini naik lagi.
Setelah dirinya menghentikan rekan satu timnya yang sedang walk out meninggalkan lapangan saat melawan Maroko Senin, (19/1), Sadio Mane terlihat di beberapa media lewat aksi kewibawaannya.
Selain itu, pemain ini juga memiliki performa yang lumayan baik saat berjuang bersamaThe Reds,yaitu Liverpool. Pada periode 2016 sampai 2022, Mane telah membawa klub ini dalam merampas semua trofi di liga domestik Inggris. Peran Mane sebagai penyerang juga membawa Liverpool dalam kemenangan Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Selanjutnya, Mane melanjutkan perjalanan karirnya untuk berada di Bundesliga dan berhasil menaklukan liga tersebut.
Namun, pemain tersebut ternyata sudah mendekati masa pensiun. Memang berapa sih umur dia, Gen?
Dilansir dariTransfermarkt,penyerang Al-Nassr ini sudah berumur 33 tahun. Rata-rata umur pemain bola yang melakukan pensiun biasanya berada di 32 hingga 36 tahun, tetapi ada pula yang hingga umur 40.
Dan itu membuat kontrak dia dengan klub asal Arab itu semakin merenggang. Belum dipastikan juga apakah Mane dan Al-Nassr akan bernegoisasi untuk melanjutkan kontraknya.
Pemain ini bisa saja untuk melakukan pensiun kapanpun dia mau. Namun, dirinya enggan jika para penggemar menjuluki dirinya sebagai legenda sepak bola.
"Saya tidak mau dikenang sebagai legenda sepakbola, saya cuma mau dikenang sebagai pribadi yang baik," kata Sadio Mane, dikutip dariBBC International,Kamis, (22/1).