Darurat Macet! Jakarta Melonjak Drastis Jadi Kota Termacet ke 24 Dunia, Bandung Lebih Parah di Posisi 16

Genvoice.id | 22 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Masalah kemacetan di Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Dua kota besar di Indonesia, Jakarta dan Bandung, resmi masuk jajaran kota termacet global berdasarkan TomTom Traffic Index 2025. Yang mengejutkan, Jakarta mengalami lonjakan peringkat yang sangat signifikan, sementara Bandung justru dinobatkan sebagai kota paling macet di Indonesia tahun ini.

Dalam laporan terbaru TomTom Traffic Index yang dirilis pada Januari 2026, Jakarta tercatat naik tajam ke peringkat 24 kota termacet di dunia. Padahal, pada tahun sebelumnya ibu kota masih berada di posisi ke-90. Kenaikan drastis ini menunjukkan bahwa kemacetan di Jakarta sepanjang 2025 memburuk secara nyata dan tak bisa lagi dianggap masalah biasa.

TomTom Traffic Index sendiri merupakan platform global yang menganalisis tingkat kemacetan di ratusan kota dunia menggunakan floating car data (FCD). Data ini dikumpulkan dari perangkat GPS kendaraan secara real-time, lalu diolah untuk membandingkan waktu tempuh ideal dengan kondisi lalu lintas sebenarnya. Faktor seperti pertumbuhan kendaraan, perubahan infrastruktur, hingga pengaturan kecepatan turut memengaruhi hasil analisis.

Berdasarkan data tersebut, tingkat kemacetan rata-rata di Jakarta pada 2025 mencapai 59,8 persen. Artinya, perjalanan di ibu kota hampir 60 persen lebih lambat dibandingkan kondisi jalan tanpa hambatan. Untuk menempuh jarak 10 kilometer, warga Jakarta harus menghabiskan waktu rata-rata 26 menit 19 detik, lebih lama dibandingkan tahun 2024 yang masih berada di angka 25 menit 31 detik.

Tak hanya itu, kecepatan rata-rata kendaraan di Jakarta saat jam sibuk juga menurun menjadi 17,8 km/jam, turun sekitar 1 km/jam dari tahun sebelumnya. Angka ini mempertegas realitas pahit yang dirasakan jutaan pengendara setiap hari: Jakarta semakin padat dan melelahkan.

Namun, kondisi yang lebih mengkhawatirkan justru terjadi di Bandung. Kota Kembang menduduki peringkat ke-16 kota termacet di dunia, sekaligus menjadi kota paling macet di Indonesia versi TomTom Traffic Index 2025. Meski posisinya sedikit membaik dibanding tahun 2024 yang berada di peringkat ke-12, tingkat kemacetan Bandung masih tergolong sangat tinggi.

Rata-rata tingkat kemacetan di Bandung tercatat 64,1 persen, lebih parah dari Jakarta. Perjalanan sejauh 10 kilometer memakan waktu sekitar 32 menit 26 detik, hampir tidak berubah dari tahun sebelumnya. Kecepatan kendaraan saat jam sibuk hanya 16,3 km/jam, mencerminkan kondisi lalu lintas yang nyaris stagnan.

Dalam skala global, Bandung bahkan mengungguli kota-kota besar dunia seperti Mumbai, Istanbul, hingga Los Angeles dalam urusan kemacetan. Sementara Jakarta kini sejajar dengan kota megapolitan internasional yang terkenal padat.

Masuknya dua kota besar Indonesia ke daftar 30 kota termacet di dunia menjadi alarm keras bagi pemerintah dan masyarakat. Tanpa pembenahan transportasi publik, pengendalian kendaraan pribadi, dan tata kota yang lebih serius, kemacetan berpotensi semakin tak terkendali di tahun-tahun mendatang.