Cristiano Ronaldo Muncul di White House Bareng Pangeran Arab Saudi, Trump Bilang "Kehormatan Besar"

Genvoice.id | 21 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, tamu undangan di White House tadi malam bikin heboh. Bukan cuma karena acara itu dihadiri para pemimpin dunia dan bos-bos teknologi, tapi karena Cristiano Ronaldo ikut duduk bareng di jamuan makan malam resmi Gedung Putih. Superstar Portugal itu muncul bersama Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, dalam gelaran black-tie dinner yang langsung mencuri perhatian publik internasional.

Kehadiran Ronaldo ini dianggap spesial karena dia sekarang jadi salah satu wajah terbesar dari proyek modernisasi Saudi, terutama setelah bergabung di Saudi Pro League dan terlibat dalam banyak agenda pembangunan di negara itu. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyebut bahwa menjadi tuan rumah bagi Ronaldo adalah sebuah "kehormatan". Menurut Trump, popularitas Ronaldo di liga Saudi membuat pemain itu punya peran besar dalam citra baru kerajaan tersebut.

Trump juga menegaskan hubungan antara AS dan Arab Saudi makin erat. Dalam pidatonya, ia menyebut kerajaan itu sebagai "major non-Nato ally". Di depan para undangan, ia sempat melontarkan candaan soal anaknya. "My son is a big fan of Ronaldo," ucapnya. Lalu ia menambahkan, "And Barron got to meet him, and I think he respects his father a little bit more now, just the fact that I introduced you."

Sementara itu, seorang pejabat White House mengonfirmasi bahwa Ronaldo memang hadir di acara tersebut, meski tidak menjelaskan apakah sang pemain termasuk bagian dari delegasi resmi bin Salman atau tidak. Di tengah pujian, sebagian pihak tetap mengkritik langkah Saudi yang gencar berinvestasi di dunia olahraga sebagai upaya memperbaiki citra negara dan mengalihkan sorotan dari isu hak asasi manusia. Praktik ini sering disebut sebagai sportswashing.

Acara makan malam itu juga dihadiri tokoh-tokoh bisnis besar lainnya. Elon Musk muncul untuk pertama kalinya di White House sejak mundur dari Departemen Government Efficiency (Doge) pada April. Ada juga Apple CEO Tim Cook dan sejumlah pemimpin industri lain. Hubungan Trump dan Musk sebelumnya sempat memanas karena perselisihan politik, bahkan Musk sempat mendeklarasikan akan membentuk partai baru.

Untuk Ronaldo sendiri, kedatangannya ke AS cukup langka. Ini merupakan salah satu kunjungan pertamanya ke Amerika sejak 2016. Ia sebelumnya sempat terseret kasus tuduhan pelecehan seksual oleh Kathryn Mayorga yang mengklaim Ronaldo memperkosanya pada 2009. Ia menolak tuduhan tersebut. "I firmly deny the accusations being issued against me. Rape is an abominable crime that goes against everything that I am and believe in," kata Ronaldo pada 2018. Pada 2019, jaksa AS menyatakan kasus itu tidak dapat dibuktikan sehingga tidak bisa dilanjutkan.

Nama Ronaldo makin kuat melekat dengan Arab Saudi setelah ia pindah ke Al Nassr pada 2023. Klub tersebut berada di bawah PIF, lembaga investasi negara yang dipimpin langsung oleh bin Salman. Kontrak Ronaldo mencapai angka fantastis, sekitar $200 juta per tahun dan kemudian diperpanjang menjadi total $400 juta untuk dua tahun. Bloomberg bahkan menyebut Ronaldo sebagai pesepak bola pertama yang berstatus miliarder dengan kekayaan mencapai $1,4 miliar.

Menurut analis Sanam Vakil dari Chatham House, kehadiran figur besar seperti Ronaldo adalah bagian dari strategi Saudi untuk memposisikan diri di peta global lewat industri olahraga dan pariwisata. Ronaldo sendiri sempat menyebut bin Salman sebagai "our boss" dalam wawancara bersama Piers Morgan. Baru-baru ini, ia juga tampil di acara Kementerian Pariwisata di Riyadh untuk mempromosikan proyek pembangunan dan harapan Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Dalam laporan lain, tim nasional Portugal dijadwalkan bertanding melawan Amerika Serikat dalam laga persahabatan di Atlanta pada Maret 2026, menjelang Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Amerika Utara. Bila jadi berlangsung dan Ronaldo ikut bermain, ini akan menjadi laga pertamanya di tanah Amerika sejak 2014.