Siti/Zahra Ditargetkan Tembus Final Indonesia Masters 2025, PBSI Pasang Target Tinggi di Ganda Putri

Genvoice.id | 21 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pasangan ganda putri Indonesia, Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani, mendapat target besar dari pelatih kepala ganda putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas. Ia berharap duo muda tersebut bisa kembali melangkah hingga babak final BNI Indonesia Masters 2025 yang berlangsung di GOR PBSI Sumatera Utara pada 21-26 Oktober.

Menurut Ade, persiapan Siti/Zahra sejauh ini berjalan maksimal. Fokus utama kini adalah menjaga adaptasi di lapangan agar performa tetap stabil saat turnamen dimulai.

"Target kami jelas, Siti Sarah Azzahra dan Az Zahra Ditya Ramadhani diharapkan bisa tembus final lagi seperti pekan lalu di Malaysia Super 100. Minimal mereka harus bisa mencapai semifinal," ujar Ade Lukas dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (21/10).

Siti/Zahra memang tampil impresif dalam beberapa turnamen terakhir, menunjukkan progres signifikan di sektor ganda putri Pratama. PBSI pun melihat potensi besar mereka untuk menjadi penerus ganda elite Indonesia.

Di sisi lain, Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama PBSI, Rionny Mainaky, menekankan pentingnya menjaga fokus dan kondisi fisik di tengah padatnya jadwal kompetisi.

"Kami mengingatkan para pemain untuk disiplin dalam menjaga pola makan, istirahat, dan kondisi tubuh. Hasil dua pasangan (Dejan/Bernadine dan Faza/Aisyah) sudah cukup baik, tapi masih ada yang perlu dievaluasi. Latihan saat ini difokuskan untuk menjaga kebugaran setelah laga di turnamen sebelumnya," kata Rionny.

Rionny juga menegaskan, target sektor ganda campuran kali ini adalah merebut gelar juara, meski diakui bahwa persaingan sejak babak pertama sudah sangat ketat.

"Targetnya memang juara, tapi melihat dari bagan pertandingan, kami akan fokus satu per satu karena lawan berat sudah menanti sejak babak awal," tambahnya.

Turnamen Indonesia Masters 2025 sendiri diikuti oleh para pebulu tangkis dari 14 negara, termasuk Malaysia, China, Jepang, Thailand, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat. Turnamen level BWF Super 100 ini memperebutkan total hadiah sebesar 110.000 dolar AS atau sekitar Rp1,8 miliar.