IKJ Bakal Pindah ke Kota Tua, Gubernur Pramono: Menghidupkan Kota Tua Sebagai Tempat yang Heritage

Genvoice.id | 21 Oct 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan rencana besar untuk memindahkan kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dari kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, ke kawasan Kota Tua.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan langsung rencana tersebut usai meninjau kawasan Kota Tua bersama sejumlah pejabat Pemprov dan perwakilan Kementerian Investasi.

Menurutnya, kehadiran IKJ di kawasan heritage seperti Kota Tua akan membawa energi baru bagi kehidupan seni di Jakarta.

"Tempat yang heritage seperti ini memerlukan kehadiran para seniman dan talenta muda. Kehadiran IKJ di sini akan membuat Kota Tua lebih hidup, bukan hanya menjadi kawasan wisata, tapi juga ruang kreatif yang berdenyut," ujar Pramono seperti yang dikutip dari Antara, Selasa (21/10).

Pemindahan kampus IKJ ke Kota Tua direncanakan mulai dilakukan pada 2027 hingga 2029, setelah seluruh infrastruktur pendukung rampung. Pemerintah akan menata ulang kawasan dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD), membangun jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki, serta menyelesaikan proyek MRT jalur utara-selatan yang melintasi Kota Tua.

Rencana tersebut juga sejalan dengan proyek revitalisasi Kota Tua yang telah dijalankan sejak 2023. Nantinya, Pemprov DKI akan menyiapkan ruang-ruang baru bagi aktivitas kampus, seperti studio seni, galeri pameran, teater kecil, serta area publik yang bisa digunakan mahasiswa untuk berpameran atau menampilkan karya.

"Bayangkan kalau setiap pekan ada pementasan teater, pertunjukan musik, atau instalasi seni di gedung-gedung tua ini. Itu akan menghidupkan Kota Tua dengan cara yang otentik," tambah Pramono.

Selain menjadi ruang berkegiatan bagi IKJ, kawasan Kota Tua juga diharapkan bisa menjadi destinasi wisata edukatif yang menggabungkan sejarah dan seni kontemporer.

Di sisi lain, kebutuhan ruang yang luas untuk kegiatan akademik dan produksi seni juga menjadi perhatian. Pemerintah DKI Jakarta berencana melibatkan investor swasta serta menggandeng pihak kampus dalam perencanaan desain dan tata ruangnya agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan seni modern.