Verstappen Menang di Baku, Lengkapi Gelar Grand Slam ke-6 Sepanjang Kariernya

Genvoice.id | 21 Sep 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Max Verstappen tampil dominan dalam Formula 1 Azerbaijan Grand Prix 2025 yang digelar di sirkuit jalanan Baku, Minggu, 21 September 2025. Mulai dari pole position, memimpin setiap lap, mencetak fastest lap, hingga menjuarai balapan, semua ia lakukan tanpa cela, sehingga melengkapi pencapaian Grand Slam keenamnya dalam karier F1-nya.

Keunggulan Verstappen dimulai sejak sesi kualifikasi. Ia mengunci pole position di tengah kondisi yang tidak mudah, termasuk gangguan angin dan insiden-insiden di beberapa sesi kualifikasi sebelumnya.

Tepat setelah start, pembalap unggulan klasemen, Oscar Piastri (McLaren), mengalami nasib nahas. Ia terlibat crash di lap 1 setelah kehilangan kontrol di tikungan, yang menyebabkan Safety Car harus dikeluarkan. Piastri pun gagal melanjutkan balapan. Mencatatkan sebuah DNF (Did Not Finish) yang sekaligus memutus rentetan poin yang telah dikumpulkannya selama ini.

Sementara itu, Verstappen tak memberi peluang bagi rival-rivalnya untuk mendekat. Ia memimpin sejak lap pertama hingga chequered flag, menjaga kecepatan dan konsistensi dengan mengatur ban dan performa mobilnya. Keputusan strategi pit stop juga berjalan lancar.

Pencapaian Grand Slam termasuk jarang dan sangat bergengsi. Dengan tambahan dari Azerbaijan, Verstappen kini menyamai rekor milik Lewis Hamilton dalam jumlah Grand Slams sepanjang karier mereka, yakni enam kali masing-masing, setelah Jim Clark memegang rekor tertinggi dengan delapan.

Secara klasemen pembalap, meskipun Piastri keluar dari balapan ini dengan nol poin, keunggulannya atas Norris sedikit berkurang menjadi 25 poin. Verstappen, yang sebelumnya tertinggal lebih jauh, kini memang memperkecil jarak poin, namun masih berada jauh di belakang Piastri.

Tim-tim pembalap juga merasakan efek dari hasil ini. Mercedes mendapatkan posisi penguat di klasemen konstruktor, sementara Williams dengan podium dari Sainz mendapatkan suntikan moral untuk sisa musim. Di sisi lain, bagi McLaren. balapan ini sedikit menggangu momentum mereka karena kehilangan banyak potensi poin.