Pemain Tercepat di Premier League 2026/2027, Martinelli Masih Jadi yang Teratas
JAKARTA, GENVOICE.ID - Premier League bukan cuma soal teknik, gol, atau kemampuan membaca permainan. Di kompetisi yang terkenal dengan tempo tinggi ini, kecepatan juga bisa menjadi senjata yang sangat mematikan. Satu kali pemain mendapatkan ruang kosong, akselerasi yang cepat bisa langsung mengubah situasi dari bertahan menjadi peluang mencetak gol. Tidak heran jika pemain dengan kemampuan berlari luar biasa selalu menjadi ancaman serius bagi lawan.
Memasuki Premier League 2026/2027, sejumlah pemain diprediksi kembali mengandalkan kecepatan mereka untuk merepotkan pertahanan lawan. Data dari musim 2025/2026 memperlihatkan ada beberapa nama yang mampu mencatat angka lebih dari 36 km/jam. Catatan tersebut menjadi gambaran siapa saja pemain yang memiliki ledakan kecepatan paling tinggi di kompetisi Inggris.
Menariknya, nama-nama dalam daftar ini tidak semuanya berposisi sebagai winger atau penyerang. Ada pula pemain bertahan yang mampu berlari secepat pemain depan. Bahkan, Erling Haaland yang dikenal sebagai mesin gol Manchester City ternyata tidak berada di posisi teratas.
Namun, daftar ini masih bisa berubah sepanjang musim. Ipswich Town, Hull City, dan Coventry City yang baru promosi dari Championship belum masuk dalam data tersebut. Artinya, bukan tidak mungkin akan muncul pemain baru yang mampu mencatat kecepatan lebih tinggi.
Martinelli Jadi Raja Kecepatan
Gabriel Martinelli menjadi nama yang paling mencolok. Winger Arsenal tersebut mampu mencapai kecepatan maksimal 36,74 km/jam, menjadikannya pemain dengan catatan lari tercepat dalam daftar.
Kecepatan Martinelli menjadi salah satu aset penting dalam permainan Arsenal. Ketika mendapatkan ruang untuk berlari, pemain asal Brasil tersebut bisa membuat bek lawan berada dalam situasi sulit. Ia dapat memanfaatkan celah untuk melakukan penetrasi atau membantu tim melancarkan serangan balik.
Meski performanya dalam urusan produktivitas belum selalu konsisten, kemampuan Martinelli ketika berlari dengan bola tetap menjadi ancaman. Bek lawan tentu tidak bisa memberikan terlalu banyak ruang kepadanya.
Di belakang Martinelli ada Destiny Udogie. Bek Tottenham Hotspur tersebut mencatat kecepatan 36,41 km/jam. Angka itu sangat tinggi untuk seorang pemain bertahan, apalagi Udogie hanya menjadi starter dalam 14 pertandingan Premier League musim lalu.
Udogie mencatat kecepatan tersebut ketika menghadapi Brighton. Kemampuan berlari cepat membuatnya tidak hanya berguna ketika bertahan, tetapi juga memberikan opsi tambahan saat Tottenham membangun serangan dari sisi lapangan.
Anthony Elanga kemudian berada di posisi ketiga dengan torehan 36,35 km/jam. Winger Newcastle United itu mencapai angka tersebut ketika menghadapi Chelsea pada Desember.
Mbeumo hingga Haaland Tak Kalah Ngebut
Posisi keempat ditempati Bryan Mbeumo. Pemain Manchester United tersebut mampu mencapai 36,34 km/jam. Kecepatannya membuat Mbeumo sangat berbahaya ketika mendapatkan kesempatan untuk berlari menuju area pertahanan lawan.
Pedro Neto melengkapi lima besar dengan catatan 36,32 km/jam. Pemain yang dikenal memiliki intensitas lari tinggi ini mampu terus bergerak sepanjang pertandingan. Walaupun kontribusi gol dan assist-nya belum selalu stabil, kecepatannya tetap bisa menjadi masalah bagi pertahanan lawan.
Berikutnya ada William Osula yang mampu mencatat 36,29 km/jam. Penyerang Newcastle itu bahkan mampu menghasilkan tujuh gol Premier League pada musim 2025/2026. Menariknya, ia memiliki postur mencapai 6 kaki 4 inci, tetapi tetap mampu bergerak dengan kecepatan tinggi.
Erling Haaland berada tepat di bawah Osula dengan catatan 36,20 km/jam. Angka ini cukup menarik karena Haaland sering terlihat begitu cepat ketika melakukan sprint menuju kotak penalti. Dengan kombinasi kecepatan, postur, dan kekuatan fisiknya, penyerang Manchester City tersebut jelas menjadi salah satu pemain yang sulit dihentikan.
Tiga nama terakhir dalam daftar adalah Jeremie Frimpong, Daniel James, dan Yankuba Minteh. Frimpong mencatat 36,18 km/jam, sementara James berada di angka 36,13 km/jam dan Minteh 36,11 km/jam.
Frimpong punya keunggulan karena bisa memanfaatkan kecepatannya untuk membantu serangan sekaligus kembali bertahan. James dikenal dengan akselerasi cepatnya, sedangkan Minteh memiliki kemampuan mengejutkan lawan lewat sprint eksplosif.
Dengan banyaknya pemain cepat tersebut, Premier League 2026/2027 diprediksi kembali menyajikan permainan dengan tempo tinggi. Dan jika melihat catatan yang sudah ada, Martinelli masih menjadi sosok yang harus dikejar para pemain cepat lainnya.