Kenapa Keyboard Tidak Disusun Berdasarkan Urutan Abjad?

Genvoice.id | 21 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kalau diperhatikan, huruf pada keyboard komputer tidak disusun berdasarkan urutan A, B, C, dan seterusnya. Kita justru menemukan susunan seperti QWERTY, yang bagi orang yang baru belajar mengetik terlihat cukup membingungkan.

Padahal, susunan tersebut bukan dibuat secara asal. Ada sejarah panjang di balik kenapa huruf-huruf keyboard ditempatkan dalam posisi seperti sekarang.

Berawal dari Mesin Ketik

Susunan QWERTY berasal dari era mesin ketik mekanis.

Pada masa itu, setiap tombol terhubung dengan mekanisme fisik yang akan bergerak ketika tombol ditekan. Jika tombol-tombol tertentu yang sering digunakan secara berurutan berada terlalu berdekatan, bagian mekanisnya bisa lebih mudah mengalami masalah.

Karena itu, susunan huruf dikembangkan dengan mempertimbangkan cara kerja mesin tersebut.

QWERTY Menjadi Standar

Nama QWERTY sendiri berasal dari enam huruf pertama pada baris paling atas keyboard.

Seiring penggunaan mesin ketik semakin luas, susunan ini semakin dikenal dan digunakan oleh banyak orang.

Ketika komputer kemudian berkembang, susunan tersebut tetap dipertahankan.

Artinya, keyboard modern sebenarnya membawa warisan dari teknologi yang jauh lebih tua.

Kenapa Tidak Diubah Saja?

Meskipun teknologi komputer tidak memiliki mekanisme yang sama dengan mesin ketik mekanis, mengganti susunan keyboard bukan perkara sederhana.

Jutaan orang sudah terbiasa dengan posisi QWERTY.

Selain itu, sekolah, kantor, perusahaan, dan berbagai perangkat lunak sudah menggunakan susunan tersebut sebagai standar.

Kalau semua tombol tiba-tiba dipindahkan, pengguna harus belajar mengetik dari awal.

Ada Susunan Keyboard Lain

QWERTY bukan satu-satunya sistem keyboard.

Ada susunan lain yang dibuat dengan tujuan berbeda, termasuk beberapa desain yang berusaha membuat proses mengetik lebih efisien atau mengurangi gerakan jari.

Namun, QWERTY tetap menjadi salah satu susunan paling umum digunakan.

Popularitasnya membuat orang terus menggunakannya, sekalipun alasan awal dari desain tersebut berasal dari teknologi mesin ketik.

Kenapa Kita Bisa Mengetik Tanpa Melihat?

Setelah terbiasa, otak dan jari mulai mengingat posisi setiap tombol.

Kita tidak lagi memikirkan bahwa huruf "P" berada di bagian tertentu atau huruf "M" berada di bawah.

Gerakan jari menjadi semacam kebiasaan otomatis.

Itulah sebabnya seseorang yang sudah lama mengetik dapat menggunakan keyboard dengan sangat cepat meskipun tidak terus-menerus melihat tombol.

Jadi, Kenapa Keyboard Tidak ABCD?

Jawabannya berkaitan dengan sejarah mesin ketik dan perkembangan standar penggunaan keyboard.

Susunan QWERTY memang terlihat tidak beraturan jika dibandingkan dengan alfabet.

Namun, setelah digunakan secara luas selama bertahun-tahun, susunan tersebut menjadi standar yang sangat sulit digantikan.

Jadi, ketika kamu melihat keyboard dan bertanya kenapa hurufnya tidak disusun A sampai Z, jawabannya bukan karena pembuat keyboard ingin membuat kita bingung.

Susunan yang kita gunakan sekarang merupakan hasil dari sejarah teknologi yang kemudian terus dipertahankan karena sudah menjadi kebiasaan global.