Cara Merawat Transmisi Matic Mobil Biar Awet dan Nggak Bikin Dompet Jebol!

Genvoice.id | 21 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mobil matic sekarang jadi pilihan favorit banyak orang, terutama di kota besar. Alasannya simpel: lebih gampang dikendarai, nggak bikin pegal, dan jauh lebih praktis dibanding mobil manual. Tapi, Gen, meskipun terlihat gampang dipakai, merawat mobil matic nggak bisa disepelekan. Kalau salah perawatan, efeknya bisa bikin performa turun, bahkan bikin kamu keluar biaya perbaikan yang cukup dalam.

Pirman, pemilik bengkel khusus transmisi matic Samudra Automatic di Bekasi, bagi tips biar mobil matic kesayangan tetap prima. Katanya, kuncinya ada di cara berkendara plus perawatan rutin. "Untuk pengguna transmisi matic selalu harus mengetahui bagaimana cara merawat mobil kesayangannya," jelas Pirman, dilansir dari ANTARA.

Salah satu hal yang sering dilupakan orang adalah posisi tuas saat berhenti lama. Misalnya waktu nunggu di lampu merah, jangan biarin tuas tetap di D, lebih aman geser ke N atau P. Lalu kalau ketemu jalan macet di tanjakan atau turunan, pindahkan tuas ke gigi 1 atau 2 biar kerja mesin lebih ringan.

Selain itu, oli transmisi juga wajib diperhatikan. Pirman menyarankan supaya oli diganti tiap 20.000 km. Kalau telat, kotoran bisa numpuk dan bikin transmisi gampang rusak. Nah, tanda-tanda kalau transmisi mobil matic bermasalah biasanya ada "delay" saat pindah gigi atau pas akselerasi terasa nggak mulus. "Kalau sudah terasa ada delay baiknya diperbaiki," tegas Pirman.

Banyak orang yang nunggu sampai kerusakan parah baru ke bengkel, padahal lebih baik dicek sejak awal. Apalagi masalah transmisi biasanya muncul karena usia kendaraan atau lamanya dipakai. Dari pengalaman Pirman, mobil Jepang maupun Eropa sama saja soal tingkat kesulitannya, cuma kadang bedanya ada di harga spare part yang bisa lebih mahal.

Menariknya, bengkel Samudra Automatic kasih garansi dua tahun buat spare part dan jasa perbaikan. Jadi kalau dalam masa garansi ada kerusakan serupa, konsumen nggak perlu khawatir keluar biaya lagi.

Intinya, kalau kamu sayang mobil maticmu, jangan cuma dipakai tanpa peduli perawatan. Mulai dari kebiasaan kecil kayak pindahin tuas saat berhenti, sampai rajin ganti oli tepat waktu, semua itu bisa bikin mobil lebih awet dan kantong kamu tetap aman.