RS Polri Serahkan Jenazah Korban Kebakaran Tebet kepada Keluarga

Genvoice.id | 21 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Empat jenazah korban kebakaran yang terjadi di Jalan Kutilang 28, RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya diserahkan pihak RS Polri Kramat Jati kepada keluarga masing-masing pada Senin (21/7). Seluruh korban merupakan perempuan berusia anak-anak.

Penyerahan dilakukan usai proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dari RS Polri, yang menggunakan data antemortem dan postmortem untuk mencocokkan identitas korban. Pemeriksaan gigi serta barang pribadi milik korban, seperti anting, menjadi kunci dalam mengonfirmasi identitas jenazah.

"Puji syukur, proses identifikasi berjalan lancar. Hari ini, empat jenazah korban kebakaran kami serahkan kepada keluarga," ujar Kepala RS Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono dalam keterangan pers di Jakarta Timur, dikutip dariANTARA News, Senin (21/7).

Peti jenazah keluar secara bergiliran dari rumah duka sejak pukul 08.30 WIB. Dalam proses itu, surat kematian resmi turut diserahkan kepada keluarga korban.

"Kami mohon surat ini dijaga dengan baik, karena merupakan dokumen penting," ucap Prima.

Ia juga menyampaikan bela sungkawa mewakili tim DVI dan seluruh jajaran RS Polri. "Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan," tambahnya.

Berikut hasil identifikasi empat korban:

  1. Putri Lafina (11 tahun), dikenali melalui pemeriksaan gigi.

  2. Jannisah Aisah Radit (3 tahun), teridentifikasi lewat pencocokan gigi dan anting yang dikenakan.

  3. Nurul Askiah (7 tahun), diidentifikasi berdasarkan data gigi.

  4. Azizah (3 tahun), dikenali dari pemeriksaan gigi.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Sabtu (19/7) pukul 06.21 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan 20 unit kendaraan dan 76 personel ke lokasi. Api melahap area seluas 200 meter persegi dan diduga berasal dari korsleting listrik. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp674 juta.