Nikita Mirzani Putuskan Cabut Gugatan Rp100 Miliar ke Reza Gladys, Kuasa Hukum: Fokus ke Perkara Pidana
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus hukum yang melibatkan Nikita Mirzani kembali jadi sorotan. Setelah sebelumnya menggugat Reza Gladys dan suaminya, Attaubah Mufid, sebesar Rp100 miliar atas dugaan wanprestasi, kini Nikita resmi mencabut gugatan tersebut dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, keputusan ini bukan karena kekurangan bukti, melainkan demi strategi hukum yang lebih terfokus.
Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Nikita menjelaskan, pencabutan gugatan ini dilakukan semata karena pertimbangan prioritas, bukan karena lemahnya argumen hukum. Ia menyebut bahwa kliennya ingin berkonsentrasi penuh pada proses hukum pidana yang sedang berlangsung.
"Bukan karena kurang bukti, tapi karena ini soal prioritas. Kami memilih fokus sepenuhnya ke perkara pidana yang tengah berjalan," ujar Fahmi saat ditemui di PN Jakarta Selatan, dikutip dari Okezone Celebrity, Senin (21/7).
Nikita sendiri tidak menghadiri sidang penetapan pencabutan gugatan lantaran masih dalam tahanan. Ia diwakili oleh Fahmi, yang menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah diskusi serius antara keduanya. Menurut Fahmi, adanya dua proses hukum yang berjalan di tempat yang sama berpotensi menyulitkan tim kuasa hukum dalam hal waktu dan energi.
"Saya bilang ke Nikita, 'Setelah ini ada putusan sela, dilanjutkan pemeriksaan saksi untuk kasus pidana. Kalau bersamaan, bisa menyulitkan semua pihak.' Dan Nikita setuju, bahkan dia sendiri yang menandatangani surat pencabutan gugatan," terang Fahmi.
Ia menambahkan bahwa secara administratif, gugatan sudah dicabut sejak 14 Juli 2025. Namun, sidang penetapan pencabutannya baru dilaksanakan pada 21 Juli.
Sebelumnya, gugatan wanprestasi senilai Rp100 miliar ini diajukan Nikita atas dugaan kerugian finansial dan reputasi yang ia alami. Salah satu poin utama adalah terkait dana sebesar Rp4 miliar yang disebut telah diterima Nikita dari pihak Reza Gladys, dan menimbulkan polemik tersendiri.
Dengan pencabutan ini, fokus utama tim hukum Nikita kini sepenuhnya tertuju pada perkara pidana yang masih dalam proses persidangan dan berpotensi menimbulkan dampak hukum yang jauh lebih besar.