Maya Hawke Akui Cemas Usai "Stranger Things" Tamat, Takut Sulit Dapat Peran Lagi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris Maya Hawke mengungkap rasa cemas yang sempat ia alami setelah menyelesaikan serial populer "Stranger Things". Hawke mengaku khawatir tidak lagi mendapat pekerjaan di industri hiburan setelah serial tersebut berakhir.
Dalam wawancara di podcast "Kyle Meredith With…", Hawke menceritakan bahwa dirinya mengalami masa emosional usai proses syuting musim terakhir selesai pada Desember lalu.
Pemeran Robin Buckley itu mengaku sempat mempertanyakan kemampuan aktingnya sendiri setelah perjalanan panjang bersama serial produksi Netflix tersebut berakhir.
"Saya takut tidak akan pernah bekerja lagi," kata Hawke dalam wawancara tersebut.
Ia merasa keberhasilannya selama ini mungkin hanya terjadi karena berada di proyek yang tepat, bukan sepenuhnya karena kemampuan pribadinya sebagai aktor.
Putri dari Ethan Hawke dan Uma Thurman itu juga mengaku sempat merasa kesepian dan cemas menghadapi masa depan kariernya.
Menurut Hawke, berakhirnya "Stranger Things" membuatnya kehilangan rutinitas panjang yang selama ini menjadi bagian besar dalam hidupnya sejak bergabung pada musim ketiga.
Meski begitu, Hawke kini mulai merasa lebih tenang setelah melewati periode emosional tersebut. Ia mengatakan pengalaman itu membantunya melihat perjalanan kariernya dengan perspektif baru dan lebih positif.
Di tengah kecemasan yang sempat dirasakan, Maya Hawke tetap aktif menjalani sejumlah proyek baru di dunia hiburan.
Ia dijadwalkan membintangi film komedi romantis "Wishful Thinking", merilis album studio terbaru bertajuk "Maitreya Corso", serta tampil dalam film prekuel "The Hunger Games: Sunrise on the Reaping".
Sebelumnya, Ethan Hawke juga sempat memberikan nasihat kepada putrinya agar terus melangkah maju dan tidak terjebak dalam nostalgia setelah "Stranger Things" berakhir.
Selain karier, kehidupan pribadi Maya Hawke juga sempat menjadi sorotan publik. Pada Februari lalu, ia dilaporkan menikah dengan musisi Christian Lee Hutson dalam sebuah upacara intim Hari Valentine di New York City yang turut dihadiri beberapa pemain "Stranger Things".