Harganya Cuma Rp52 Juta, BYD Siap Luncurkan Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser
JAKARTA, GENVOICE.ID -Pabrikan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) raksasa asal China, BYD, bersiap menggebrak pasar otomotif dengan meluncurkan mobil listrik termurahnya.
Model teranyar berwujud K-car (Kei car) listrik murni pertama besutan BYD ini diberi nama BYD Racco (memiliki nama lokal "Hai Ta" di China). Mobil ramah lingkungan ini dijadwalkan meluncur resmi di Jepang pada musim panas atau musim gugur tahun 2026.
Langkah ini menandai sejarah baru bagi BYD karena untuk pertama kalinya mereka mengembangkan sebuah model baru secara independen khusus demi satu pasar luar negeri saja.
Strategi ini menunjukkan pergeseran fokus globalisasi BYD menuju konsep "Deep Localization R&D" (Riset dan Pengembangan Lokalisasi Mendalam), serupa dengan strategi truk pikap BYD Shark yang disesuaikan khusus untuk pasar Australia.
Desain Compact yang Sesuai Regulasi Jepang
Didesain khusus untuk menavigasi jalanan perkotaan Jepang yang cenderung sempit, BYD Racco mengusung spesifikasi dimensi yang sangat ringkas:
-
Panjang: 3.395 mm
-
Lebar: 1.475 mm
-
Tinggi: 1.800 mm
-
Jarak Sumbu Roda (Wheelbase): 2.490 mm
Ukuran tersebut dibuat sangat presisi agar sepenuhnya memenuhi regulasi ketat kendaraan ringan (Kei Car) di Jepang, yang membatasi dimensi maksimal di angka 3.400 + 1.480 + 2.000 mm.
Guna menunjang kepraktisan akses sehari-hari, mobil dengan kapasitas empat tempat duduk ini dilengkapi dengan desain empat pintu, termasuk pintu geser ganda (double sliding door) pada bagian penumpang belakang.
Di sektor interior, BYD Racco mengadopsi tata letak setir kanan dengan tetap mempertahankan bahasa desain "Ocean Aesthetics" khas BYD.
Area dasbor dipercantik dengan layar kendali utama model mengambang (floating central control screen), setir multifungsi palang tiga, serta sudah dilengkapi sistem bantuan mengemudi otonom level L2+ sebagai fitur standar.
Spesifikasi Baterai, Performa, dan Efisiensi Pengisian Daya
Untuk urusan performa dan dapur pacu, BYD Racco mengandalkan penggerak motor tunggal yang dipasang di bagian depan. Kendaraan listrik ringkas ini membawa spesifikasi baterai yang efisien untuk mobilitas harian:
-
Kapasitas Baterai: 20 kWh jenis Lithium Iron Phosphate (LFP).
-
Jarak Tempuh: Mampu menjelajah hingga 180 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan pengujian standar WLTC.
-
Kemampuan Pengisian Daya: Mendukung pengisian daya cepat (fast charging) DC hingga 100 kW, yang mampu mengisi daya dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit. Kecepatan pengisian ini diklaim memberikan keunggulan kompetitif yang besar dibanding kompetitor di kelasnya.
Strategi Harga dan Posisi Pasar
Berdasarkan keterangan resmi dari BYD Jepang, Racco akan dipasarkan dengan harga sekitar 2,5 juta yen atau setara dengan Rp52 juta (berdasarkan kurs saat itu). Angka ini menempatkannya langsung di ceruk pasar kendaraan ringan arus utama yang sangat kompetitif di Jepang.
Proyek ambisius ini dinakhodai langsung oleh Hirohide Tagawa, General Manager Departemen Perencanaan BYD Jepang. Pengalaman Tagawa tidak main-main, ia sempat mengabdi di Nissan Motor selama hampir 30 tahun dan menjadi sosok di balik pengembangan mobil populer Jepang seperti Nissan Days dan EV ringan terlaris, Nissan Sakura.
"Hampir tidak ada kendaraan listrik murni berukuran ringan di pasar mobil penumpang Jepang saat ini. Oleh karena itu, kami sengaja membidik celah pasar tersebut sejak awal pengembangan," tutur Hirohide Tagawa.
Tagawa mengakui bahwa mobil listrik murah ini mungkin akan sulit menghasilkan keuntungan finansial yang besar bagi perusahaan dalam jangka pendek.
Kendati demikian, tujuan utama peluncuran Racco adalah demi membangun kesadaran merek (brand awareness) yang kuat serta menciptakan "kehadiran strategis" BYD di Jepang melalui konsistensi pengiriman produk dan kualitas layanan yang prima.